Dark/Light Mode

Diplomasi Tidak Bisa Jalan Sendiri

Menteri Rini Dorong ASN Bangun Birokrasi Kolaboratif

Minggu, 24 Mei 2026 06:55 WIB
Menteri PANRB Rini Widyantini saat menyampaikan keynote speech pada acara OECD Global Symposium, di Seoul, Korea Selatan, Jumat (22/5/2026). Foto: Dok. KemenPAN-RB
Menteri PANRB Rini Widyantini saat menyampaikan keynote speech pada acara OECD Global Symposium, di Seoul, Korea Selatan, Jumat (22/5/2026). Foto: Dok. KemenPAN-RB

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini menegaskan, keberhasilan program prioritas Pemerintah saat ini sangat ditentukan penguatan collaborative and network governance hingga tingkat ASN (Aparatur Sipil Negara) perwakilan RI di luar negeri. Hal ini sangat penting, mengingat kompleksitas pembangunan menuntut respons yang cepat, terpadu dan lintas sektor.

Semua ASN perwakilan RI memiliki peran strategis sebagai wajah negara dan garda terdepan pelayanan publik bagi WNI maupun mitra internasional.

“Dengan semangat melayani negeri, menghubungkan dunia dan membangun kepercayaan untuk Indonesia maju, ASN perwakilan RI tidak hanya membawa nama institusi, juga membawa harapan dan kepercayaan bangsa,” ujar Rini di Seoul, Korea Selatan (Korsel), dalam keterangan resminya, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, pendekatan kolaboratif kini menjadi kunci dalam membangun layanan publik yang efektif, efisien dan berdampak nyata. Terutama karena semakin banyak shared outcome yang hanya dapat dicapai melalui kolaborasi berbagai kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan, bukan bekerja secara sendiri-sendiri.

Baca juga : 9 WNI Pulang Selamat Dari Israel, Pemerintah Banjir Pujian Parpol

Birokrat asal Bandung, Jawa Barat itu mengingatkan, birokrasi unggul merupakan fondasi utama keberlangsungan peradaban dan tata kelola negara modern, karena kapasitas negara yang kuat menentukan keberhasilan implementasi kebijakan, kualitas layanan publik, kepercayaan masyarakat, serta keberlanjutan pembangunan.

“Karena itu, reformasi birokrasi harus terus diarahkan pada penguatan kapasitas kelembagaan, percepatan transformasi layanan publik, dan peningkatan kepercayaan publik melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif dan kolaboratif,” ujarnya.

Diungkapkan, dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan, reformasi birokrasi harus membuat Pemerintah lebih responsif dan hadir untuk rakyat, serta pentingnya ASN yang disiplin, berintegritas dan kompeten.

Reformasi birokrasi tersebut dilakukan melalui penguatan kelembagaan, penyederhanaan proses bisnis, pembangunan SDM aparatur yang profesional dan adaptif, manajemen kinerja yang akuntabel, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan transformasi digital Pemerintah.

Baca juga : Menko Zulhas: Ada Masalah Pangan, Tanggapi Bareng

Seluruh langkah ini, lanjutnya, diarahkan untuk memastikan birokrasi mampu mendukung pencapaian tujuan dan target pembangunan nasional secara terintegrasi dan berkelanjutan.

“Melalui kebijakan yang lebih presisi, layanan yang lebih tepat sasaran dan keputusan yang lebih responsif hanya dapat terwujud jika layanan terintegrasi dan dikelola dengan baik,” imbuhnya.

Rini juga berpesan agar KBRI di Seoul melayani masyarakat dengan hati. Sebab, pelayanan publik pada akhirnya adalah bagaimana negara hadir bagi masyarakatnya. Selain itu, bekerja dengan inovasi, berkolaborasi untuk Indonesia dan menghubungkan Indonesia dengan dunia.

“Saya berharap pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan dalam membangun pemerintahan digital yang adaptif, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tutupnya. SSL

Baca juga : Pinjol Tembus Rp 101 Triliun, Gubernur DIY Sesalkan Fenomena “Makan Utang”

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Minggu, 24 Mei 2026 dengan judul "Diplomasi Tidak Bisa Jalan Sendiri Menteri Rini Dorong ASN Bangun Birokrasi Kolaboratif"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.