Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Antisipasi Kasus Hantavirus
Dinkes Perkuat Pengawasan & Siapkan Tim Gerak Cepat
Minggu, 24 Mei 2026 06:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengambil sejumlah langkah merespons bertambahnya kasus suspek Hantavirus di Ibu Kota. Antara lain, meningkatkan pengawasan penyebaran virus yang ditularkan dari tikus tersebut.
Kasus positif dan suspek Hantavirus di Jakarta bikin was-was. Oleh karena itu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI meningkatkan kewaspadaan agar penyebaran virus tersebut tidak meluas.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Justin Adrian Untayana meminta Pemprov DKI tidak menganggap remeh ancaman Hantavirus.
Baca juga : Pelatih Spanyol Semprot Madrid
“Pemprov DKI harus memerhatikan ancaman ini secara serius. Virus ini berpotensi menjadi pandemi apabila tidak ditangani dengan baik. Jangan sampai kebobolan, terlebih masyarakat kita sedang mengalami banyak kesulitan,” kata Justin, Kamis (21/5/2026).
Justin mendesak Dinkes DKI meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), untuk memastikan penanganan pasien berjalan optimal dan penyebaran virus bisa ditekan.
“Dinas Kesehatan perlu berkoordinasi dengan Kemenkes untuk terus merawat pasien-pasien yang positif terpapar Hantavirus. Pengawasan terhadap suspek-suspek lainnya juga jangan sampai kendor,” katanya.
Baca juga : 2027, Acosta Jadi Tandem Marquez
Dia juga meminta dilakukan pelacakan terhadap interaksi para pasien dan suspek, guna memetakan wilayah rawan penyebaran virus.
“Interaksi-interaksi tersebut perlu dilacak. Setidaknya, dengan itu kita bisa memetakan wilayah mana saja yang menjadi rawan dan perlu diberikan perhatian lebih,” sambungnya.
Menurut Justin, Dinkes juga perlu menyiapkan langkah antisipasi apabila kasus terus meningkat, termasuk kemungkinan pembatasan aktivitas masyarakat.
Baca juga : Para Pengusaha Berusaha Pahami Ekspor 1 Pintu
“Dinkes perlu menyiapkan skenario-skenario di mana pembatasan-pembatasan dan pengendalian gerak-gerik masyarakat harus dilakukan, supaya penyebaran virusnya bisa dikendalikan,” ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya