Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
INVIROTECH 2026 Jadi Panggung Aksi Iklim dan Inovasi Lingkungan
Rabu, 10 Juni 2026 21:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyosialisasikan pelaksanaan INVIROTECH 2026 yang mengusung tema "World Environment Day: Global Inspired by Nature for Climate, for Our Future" dan Hari Lingkungan Hidup Nasional bertajuk "Saatnya Bekerja untuk Keadilan Iklim".
Kegiatan tersebut akan berlangsung pada 11–13 Juni 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.
Pembukaan resmi INVIROTECH 2026 dijadwalkan pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 08.00 WIB di Plenary Hall JICC.
Selama tiga hari penyelenggaraan, INVIROTECH 2026 akan menghadirkan ekosistem solusi lingkungan yang komprehensif bagi berbagai pemangku kepentingan.
Pengunjung dan delegasi dapat mengakses pameran teknologi lingkungan, konferensi, forum kebijakan, business matching, coaching clinic, workshop, hingga simulasi skema perdagangan karbon.
Baca juga : Pesparawi 2026 di Manokwari Usung Semangat Ramah Lingkungan dan Persaudaraan
Selain itu, masyarakat juga dapat berkonsultasi secara langsung terkait berbagai layanan yang disediakan KLH selama kegiatan berlangsung.
Dalam momentum tersebut, KLH juga akan menganugerahkan Penghargaan Kalpataru 2026 kepada 16 pejuang lingkungan dari berbagai daerah di Indonesia yang dinilai memiliki dedikasi dan konsistensi luar biasa dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi pemikiran dan kiprahnya dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia, KLH turut memberikan Lifetime Achievement Award kepada tokoh lingkungan hidup nasional, Prof. Emil Salim.
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH Rasio Ridho Sani mengatakan, tema perubahan iklim yang diangkat tahun ini merupakan bagian dari upaya penyelamatan dan perlindungan bumi yang harus dilakukan secara bersama-sama.
"Perubahan iklim menjadi tema utama tahun ini dengan pesan penting bahwa upaya penyelamatan bumi dan perlindungan lingkungan merupakan gerakan bersama. Semua pihak harus terlibat dalam pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup," ujar Rasio.
Baca juga : Raksha Loka Angkat Aksi Komunitas Jaga Lingkungan
Ia menegaskan bahwa tantangan ekologis yang semakin kompleks membutuhkan pendekatan baru yang lebih adaptif dan inovatif agar pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi.
"Pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan tidak dapat lagi dilakukan dengan pendekatan yang biasa-biasa saja. Kita membutuhkan lompatan melalui teknologi, inovasi, data, kolaborasi, serta perubahan perilaku. INVIROTECH 2026 menjadi ruang penting untuk mempertemukan solusi dan memperkuat kemitraan agar pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan perlindungan kualitas air, udara, tanah, pesisir, laut, serta berbagai ekosistem lainnya," kata Rasio.
Melalui INVIROTECH 2026, KLH mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, sektor swasta, organisasi internasional, akademisi, komunitas lingkungan, startup, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum untuk berpartisipasi aktif.
Menurut Rasio, ajang ini menjadi momentum strategis untuk mempercepat penerapan teknologi bersih, memperluas ekonomi rendah karbon, serta mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, tangguh terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan.
KLH juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda sebagai bagian penting dari upaya regenerasi pelestarian lingkungan.
Baca juga : BRN Matangkan Agenda Kunjungan Jokowi dan Konsolidasi di Lampung
Dalam INVIROTECH 2026, Generasi Z dan Generasi Alpha akan dilibatkan dalam berbagai dialog interaktif guna menyusun peta jalan aksi iklim masa depan.
Sebelumnya, semangat kolaborasi publik telah dibangun melalui Gerakan Indonesia Asri yang digelar KLH/BPLH di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur pada 6 Juni 2026 dan melibatkan sekitar 10.000 peserta.
Momentum tersebut kini dilanjutkan melalui INVIROTECH 2026 dengan pendekatan yang lebih terintegrasi melalui penguatan teknologi, inovasi, dan kebijakan lingkungan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya