Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Stafsus Menag: Pesantren Harus Bangkit Jadi Pusat Peradaban Dunia
Sabtu, 25 Juli 2026 17:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Staf Khusus Menteri Agama (Menag) RI Bidang Kerukunan, Pelayanan dan Pengawasan Keagamaan, serta Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar, mengajak seluruh elemen pesantren untuk terus memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan, pembentukan karakter, dan pemberdayaan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Gugun saat menghadiri kunjungan ke Pesantren Shine Al-Falah di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat H. Mustafa, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang H. Yasril, Ketua Yayasan Shine Al-Falah Dr. Syamsul Akmal.
Baca juga : Perta Arun Gas Bawa RI Jadi Pasar Re-Ekspor LNG Terbesar Dunia
Lalu, Ketua Harian Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat Amril Amir Datuak Lelo Basa, Pimpinan Pondok Pesantren Perkampungan Minangkabau Ustaz Adi Sahyogi beserta jajaran tenaga pendidik.
Hadir pula Kepala BPJPH Perwakilan Sumbar–Riau Dr. Ikrar Abdi, serta Dewan Kehormatan Yayasan Shine Al-Falah Prof. Dr. Syufyarma Nurdin.
Dalam sambutannya, Gugun menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat dan dinamika geopolitik global.
Baca juga : Sentil Pemkot, DPRD: Bandung Minim PJU dan Pengawasan Lemah
"Pesantren harus bangkit. Bukan hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi pusat lahirnya generasi yang unggul, moderat, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan zaman. Dari pesantren harus lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang membawa kemajuan bagi bangsa," ujar Gugun.
Menurutnya, sejarah telah menunjukkan bahwa pesantren merupakan salah satu pilar penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, peningkatan mutu pendidikan, penguatan kemandirian ekonomi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak perlu terus didorong agar pesantren semakin berdaya saing tanpa kehilangan jati dirinya.
Baca juga : Kasus Mantan Ketua Ombudsman, Seorang Saksi Ngaku Serahkan Duit 875 Juta
Gugun juga mengapresiasi komitmen Yayasan Shine Al-Falah dalam mengembangkan pendidikan yang memadukan nilai-nilai keislaman, semangat kebangsaan, dan pemberdayaan masyarakat.
"Kementerian Agama terus mendorong terwujudnya ekosistem pendidikan keagamaan yang adaptif, inklusif, dan berkualitas. Pesantren memiliki modal sosial yang sangat besar untuk menjadi pusat pengembangan karakter, penguatan toleransi, dan pembangunan peradaban," katanya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan keagamaan, tokoh adat, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat peran pesantren sebagai institusi pendidikan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa sekaligus menghadapi tantangan di tingkat global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya