Dark/Light Mode

Kementerian PU Percepat Rekonstruksi 47 Jembatan Pascabencana Di Sumatera

Senin, 27 Juli 2026 20:00 WIB
Salah satu proses rekonstruksi jembatan pascabencana yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum di Pulau Sumatera. Dok. PU
Salah satu proses rekonstruksi jembatan pascabencana yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum di Pulau Sumatera. Dok. PU

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi permanen 47 jembatan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah tersebut dilakukan setelah seluruh akses darurat di wilayah terdampak berhasil difungsikan guna menjaga konektivitas dan mobilitas masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pemulihan jembatan dilakukan secara bertahap. Setelah akses darurat kembali berfungsi, pemerintah melanjutkan pembangunan permanen agar infrastruktur dapat memberikan pelayanan yang aman dan andal bagi masyarakat.

"Yang kita kejar bukan hanya konektivitas kembali tersambung, tetapi juga memastikan infrastruktur yang dibangun kembali dapat memberikan pelayanan yang aman dan andal bagi masyarakat," ujar Dody dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7/2026).

Baca juga : Kementerian PU Optimalkan 10 Ribu Sumur Bor Antisipasi Kekeringan

Sebanyak 47 jembatan yang tengah direkonstruksi memiliki total panjang mencapai 3.932,1 meter. Sebelumnya, Kementerian PU telah menyelesaikan penanganan darurat terhadap 48 jembatan sepanjang 1.876,3 meter untuk memulihkan akses di wilayah terdampak bencana.

Berdasarkan data per 25 Juli 2026, seluruh penanganan darurat tersebut telah berfungsi, terdiri atas 25 titik di Aceh, 13 titik di Sumatera Utara, dan 10 titik di Sumatera Barat.

Penanganan darurat dilakukan sesuai kondisi di lapangan, antara lain melalui pemasangan jembatan Bailey dan box culvert, perbaikan oprit, penguatan struktur, serta pembersihan material longsoran dan alur sungai.

Baca juga : Kementan Percepat Adopsi Teknologi PM-AAS di Kabupaten Sukabumi

Seiring pulihnya akses sementara, Kementerian PU kini melanjutkan rehabilitasi dan rekonstruksi permanen dengan progres rata-rata mencapai 34,38 persen. Pekerjaan tersebut mencakup 30 jembatan di Aceh, delapan jembatan di Sumatera Utara, dan sembilan jembatan di Sumatera Barat.

Sejumlah proyek bahkan telah menunjukkan kemajuan signifikan. Di Aceh, pembangunan Jembatan Lawe Mengkudu I dan Jembatan Ulee Langa telah mencapai progres lebih dari 90 persen. Sementara di Sumatera Barat, empat jembatan, yakni Marga Yasa A, Marga Yasa B, Sungai Indarung, dan Batang Lolo, telah rampung 100 persen.

Kementerian PU memastikan penanganan jembatan lainnya terus dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan masing-masing lokasi.

Baca juga : Kementerian PU Terapkan Asbuton A30, Kurangi Ketergantungan Aspal Impor

Dody menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Sumatera.

Menurutnya, percepatan rekonstruksi jembatan diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, mendukung mobilitas masyarakat, serta mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi di daerah terdampak.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.