Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Indonesia-Australia Perkuat Kerja Sama Pembinaan Atlet Muda
- Persija Alihkan Fokus ke Persiapan Musim 2026/2027
- Pramono Siapkan 1.000 Mushaf Al-Quran Untuk Peringatan ke 500 Tahun Kota Jakarta
- KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong, Tim SAR Evakuasi Penumpang
- Shin Tae-yong Fokus Benahi Fisik dan Taktik Persija
Rakornas TKA 2026, Kemendikdasmen Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Rabu, 12 Agustus 2026 14:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat koordinasi pusat dan daerah untuk memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 berjalan lebih matang, tertib, dan berintegritas.
Penguatan koordinasi tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pelaksanaan TKA jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/sederajat tahun 2026.
Rakornas digelar melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan bidang pendidikan.
Forum tersebut menjadi momentum untuk menyelaraskan kesiapan kebijakan, teknologi, pendataan peserta, infrastruktur, pelaksanaan, pengawasan, hingga komunikasi publik.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah menyelenggarakan TKA dengan baik.
Baca juga : Komunikasi Perkuat Sinergi Keamanan Dan Hukum Negara
Menurutnya, pelaksanaan TKA 2025 mencatat capaian yang baik dan semakin memperoleh kepercayaan dari masyarakat. Kepercayaan tersebut antara lain terlihat dari semakin luasnya pemanfaatan hasil TKA.
Hasil asesmen telah menjadi salah satu referensi dalam penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi serta digunakan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya jalur prestasi akademik.
“TKA tidak semestinya hanya dipandang sebagai angka atau peringkat. Sejatinya, hasil asesmen harus dimanfaatkan sebagai informasi penting guna memperbaiki kualitas pembelajaran dan pendidikan,” ungkap Abdul Mu’ti saat membuka Rakornas di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Abdul Mu’ti menjelaskan, pemanfaatan hasil asesmen sejalan dengan konsep assessment of learning. Apabila asesmen pada tahap awal digunakan untuk mengukur capaian pembelajaran, hasilnya kemudian perlu dimanfaatkan sebagai masukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
“TKA merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya kita mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. TKA bukan hanya untuk mengukur capaian pembelajaran, tetapi hasil TKA harus menjadi input yang sangat penting dan bernilai dalam rangka memperbaiki kualitas pembelajaran dan kualitas pendidikan,” jelasnya.
Baca juga : Wamen Fajar: SNT Jadi Jembatan Emas Pendidikan Berkualitas
Pada kesempatan yang sama, Kepala BKPDM Toni Toharudin menegaskan bahwa penyelenggaraan TKA merupakan kerja bersama yang membutuhkan kesiapan seluruh pihak.
Menurutnya, keberhasilan TKA tidak hanya ditentukan saat pelaksanaan, tetapi juga dimulai dari kualitas koordinasi, ketepatan perencanaan, serta kedisiplinan dalam mempersiapkan setiap tahapan.
Toni mengatakan, Rakornas menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh penyelenggara memiliki persepsi dan standar yang sama.
Koordinasi mencakup kesiapan kebijakan, sistem teknologi, pendataan peserta, infrastruktur, mekanisme pelaksanaan, pengawasan, hingga strategi komunikasi publik.
Selain itu, Rakornas menjadi tahap penting dalam menyelaraskan pemanfaatan hasil TKA SD dan SMP tahun 2026.
Baca juga : PERSIS-Kemendikdasmen Sinergi Pulihkan Akses Pendidikan Korban Banjir Sumatera
Hasil TKA diharapkan dapat dimanfaatkan para pemangku kepentingan pendidikan sebagai salah satu sumber informasi untuk melakukan evaluasi dan perbaikan pembelajaran.
“Melalui Rakornas ini kami berharap terdapat diskusi secara terbuka, mampu mengidentifikasi berbagai potensi risiko, serta menyusun solusi secara bersama. Dengan mempersiapkan TKA yang lebih matang, semoga pelaksanaan TKA 2026 dapat berlangsung secara tertib, memberikan layanan asesmen terbaik bagi seluruh peserta didik, serta dimaknai dengan sikap jujur dan gembira,” pungkas Toni.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya