Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cerita Risky Masuk Sekolah Rakyat
Gedungnya Bagus, Asramanya Luas
Selasa, 18 Agustus 2026 06:23 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Muhammad Risky Pratama terbiasa mengayuh sepeda puluhan kilometer sejak usia 9 tahun. Bukan untuk bermain, melainkan menjajakan ikan demi membantu memenuhi kebutuhan nenek dan adiknya.
Kini, kehidupan anak 12 tahun asal Labuhan Deli itu berubah. Setelah masuk Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Medan, Risky kembali duduk di bangku sekolah dan mulai menata cita-citanya menjadi tentara.
Sebelumnya, hampir setiap hari Risky berkeliling kampung membawa sekitar 30 kilogram ikan. Dagangannya dijajakan di sekitar Bagan Deli. Penghasilan dari berjualan digunakan untuk membantu keluarganya.
Baca juga : Ink & Talk Hadirkan Public Speaking dan Debat di BEEYOND BINUS Bekasi
Risky tinggal bersama nenek dan seorang adik, sementara orang tuanya berada jauh. Kondisi keluarga membuatnya memilih membantu mencari uang meski harus meninggalkan sekolah.
“Saya mau membantu nenek. Nenek banyak yang mau diurus. Adik saya, cucu nenek, anak nenek,” tutur Risky, dikutip Senin (17/8/2026).
Kesempatan untuk kembali bersekolah datang ketika Risky bertemu Nanda, Petugas Penjangkau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Medan. Nanda mendatangi tempat tinggal Risky dan mengajaknya kembali menempuh pendidikan.
Baca juga : Ribuan Warga Berpakaian Adat Hadiri Upacara 17 Agustus Di Istana
Ajakan itu awalnya tidak langsung diterima. Risky yang dikenal pendiam merasa khawatir harus beradaptasi dengan lingkungan baru dan bertemu banyak orang. Dia juga masih memikirkan aktivitas berjualan ikan yang selama ini dilakukannya.
Namun, Nanda tidak menyerah. Dia terus meyakinkan Risky bahwa sekolah merupakan tempat yang nyaman dan memberinya kesempatan untuk bertemu serta belajar bersama teman-teman seusianya.
“Dua hari dibujuk-bujuk Pak Nanda, ‘Risky, ayo sekolah Risky’,” ungkapnya.
Baca juga : Mengelola Pendidikan untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
Dukungan juga datang dari sang nenek. Risky diingatkan bahwa dirinya memiliki cita-cita menjadi tentara. Keinginan itu akhirnya membuat Risky bersedia mencoba kehidupan baru sebagai siswa Sekolah Rakyat. JAR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Selasa, 18 Agustus 2026 dengan judul "Cerita Risky Masuk Sekolah Rakyat Gedungnya Bagus, Asramanya Luas"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya