Dark/Light Mode

Update Gempa NTT: Total Gempa Susulan 5.688, Korban Jiwa 91

Minggu, 23 Agustus 2026 16:43 WIB
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan (Foto: YouTube BNPB)
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan (Foto: YouTube BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan penanganan gempa M7,7 Nusa Tenggara Timur (NTT) di hari ke-9 pasca kejadian. Hingga Minggu (23/8/2026), tercatat 5.688 gempa susulan dengan magnitudo berkisar antara 1,1 hingga 6,2. Total gempa yang dirasakan warga pada hari ini berjumlah 130. 

"Rangkaian gempa susulan menunjukkan pola temporal yang belum sederhana. Gempa susulan diperkirakan berlangsung sekitar 3-4 minggu sejak gempa utama," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers, Minggu (23/8/2026).

Total Korban Jiwa 91

Baca juga : BNPB: Tak Ada Paksaan Dalam Penandatanganan Berita Acara Bantuan Gempa NTT

Berton juga menyampaikan, total korban jiwa akibat gempa M7,7 NTT kini telah mencapai 91 jiwa atau bertambah 4 jiwa dibanding data Sabtu (22/8/2026). Sebaran korban jiwa itu terdata di Kabupaten Manggarai (32), Manggarai Timur (31), Sikka (6), Ende (2), Manggarai Barat (1),  Nagekeo (14), dan Ngada (5).

Dari total korban jiwa tersebut, 40 di antaranya berjenis kelamin laki-laki, 48 perempuan, 3 lainnya masih dalam tahap identifikasi. 

Baca juga : 53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, BNPB Kebut Verifikasi

Berdasarkan kategori umur, sebanyak 39 korban jiwa tergolong lansia, 4 bayi di bawah tiga tahun (batita), 1 bayi di bawah lima tahun (balita), 12 anak dan remaja, serta 35 dewasa.

"Sebanyak 51 persen korban, meninggal karena terdampak langsung oleh gempa seperti tertimpa reruntuhan bangunan. Sebanyak 49 persen sisanya, terkena dampak tidak langsung," pungkas Berton. 

Baca juga : Andhyka Muttaqin: Benahi Dulu Dong Sistem Penanggulangan Bencana

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.