Dark/Light Mode

Kapolri Silaturahmi Dengan Garda Satya NKRI

Indonesia Rumah Bersama Bagi Seluruh Anak Bangsa

Senin, 31 Agustus 2026 06:55 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah) menghadiri Syukuran Kemerdekaan Ke-81 RI, sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga besar Garda Satya NKRI di Solo, Jawa Tengah, Minggu (30/8/2026). Foto: Dok POLRI
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah) menghadiri Syukuran Kemerdekaan Ke-81 RI, sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga besar Garda Satya NKRI di Solo, Jawa Tengah, Minggu (30/8/2026). Foto: Dok POLRI

 Sebelumnya 
Salah satu peran yang mendapat perhatian dalam pertemuan tersebut adalah keterlibatan Garda Satya NKRI dalam kegiatan kemanusiaan, termasuk penanggulangan bencana.

Mantan Kapolda Banten itu mengapresiasi anggota Garda Satya NKRI yang mulai menyalurkan energi dan militansinya melalui kegiatan kerelawanan untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

“Saya mendengar ada hobi baru dari teman-teman, hobinya menjadi relawan untuk menyalurkan energi yang berlebih. Ini hal yang sangat positif,” ujar Sigit.

Baginya, pengalaman dan kedisiplinan anggota Garda Satya NKRI dapat menjadi modal dalam membantu penanganan bencana. Dia bahkan membuka peluang kolaborasi yang lebih besar antara Garda Satya NKRI dan Polri dalam kegiatan kemanusiaan.

Baca juga : Pemerintah Siap Cetak Arsitek Semikonduktor

Dikatakan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi sehingga membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Sigit juga menyinggung proses perubahan dan perjalanan anggota Garda Satya NKRI dalam meneguhkan kembali komitmen kebangsaan.

Perubahan pendekatan yang dilakukan Densus 88 Antiteror Polri turut menjadi bagian dari proses tersebut. Polri, kata Sigit, tidak semata-mata mengedepankan pendekatan hukum yang keras, tetapi juga memperkuat pendekatan kemanusiaan.

“Densus kali ini menggunakan pola pendekatan yang tidak biasa. Yang tadinya memukul, sekarang malah dirangkul. Yang tadinya dianggap musuh, sekarang dianggap sebagai kawan atau sahabat,” jelas Sigit.

Baca juga : Putin, Jinping & Pezeshkian Siap Lawan Dominasi Barat

Dia menggambarkan pendekatan tersebut melalui falsafah Jawa bahwa merangkul dan menghargai dapat menjadi cara yang lebih efektif untuk membuka ruang perubahan.

“Kalau ‘dipentung’ atau dipukul malah semakin berani, tetapi kalau ‘dipangku’ atau dirangkul, akan melunak,” tegasnya.

Sigit menegaskan, hubungan antara Polri dan keluarga besar Garda Satya NKRI tidak boleh berhenti pada satu kegiatan atau momentum tertentu. Kepercayaan dan persaudaraan yang telah terbentuk harus terus dipelihara melalui kerja sama dan pengabdian nyata.

“Bagi saya, persaudaraan yang telah kita bangun bukanlah persaudaraan sesaat, melainkan saduluran saklawase, persaudaraan yang senantiasa kita jaga dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya. ASI

Baca juga : Luna Maya, Perut Buncit Curi Perhatian

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Senin, 31 Agustus 2026 dengan judul "Kapolri Silaturahmi Dengan Garda Satya NKRI, Indonesia Rumah Bersama Bagi Seluruh Anak Bangsa"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.