Dark/Light Mode

Karhutla Ancam Orangutan, Kemenhut Siagakan Call Center 24 Jam

Sabtu, 5 September 2026 15:35 WIB
Foto: Kemenhut
Foto: Kemenhut

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat jalur pelaporan penyelamatan satwa liar untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap orangutan dan satwa lainnya di Kalimantan.

Masyarakat yang menemukan orangutan atau satwa liar terdampak karhutla diminta segera melaporkan kepada call center yang akan disosialisasikan secara lebih masif agar proses penyelamatan dapat dilakukan dengan cepat.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan jalur pelaporan tersebut sebelumnya telah tersedia dan menjadi bagian dari kerja sama antara Kementerian Kehutanan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) serta sejumlah organisasi konservasi.

Organisasi tersebut antara lain Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), Orangutan Foundation International (OFI), dan OFI UK.

Baca juga : MIND ID Kirim 60 Personel Tangani Bencana Karhutla di Mempawah Kalbar

"Dan kita berharap nanti setiap masyarakat yang menemukan orangutan atau satwa liar lainnya di kampung mereka, telepon ke nomor ini," ujar Raja Antoni di Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah, Sabtu.

Menurut dia, setelah laporan diterima, tim yang berada paling dekat dengan lokasi akan segera melakukan upaya penyelamatan terhadap satwa tersebut.

Tim penyelamat dapat berasal dari BOSF, OFI, OFI UK maupun Balai KSDA Kementerian Kehutanan, sesuai dengan lokasi dan kebutuhan penanganan di lapangan.

Raja Antoni mengatakan penguatan sistem pelaporan tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan terhadap satwa liar yang membutuhkan pertolongan akibat dampak karhutla.

Baca juga : Karhutla Gunung Jawa Timur Meluas, Jalur Pendakian dan Wisata Ditutup

Selain memperkuat jalur pelaporan, Kemenhut juga akan meningkatkan frekuensi patroli penyelamatan satwa di wilayah terdampak.

Patroli yang sebelumnya dilakukan secara berkala akan diperbanyak menjadi setiap hari, sekaligus disertai sosialisasi kepada masyarakat mengenai langkah yang perlu dilakukan ketika menemukan orangutan atau satwa liar lainnya.

Menurut Raja Antoni, dampak karhutla terhadap satwa liar tidak hanya berasal dari kobaran api, tetapi juga paparan asap yang dapat mengancam keselamatan dan habitat satwa.

"Kita akan terus memperkuat upaya penyelamatan satwa seiring dengan penanganan karhutla," katanya.

Baca juga : Wamen LH Minta Perusahaan Jambi Tiru Water Intake WKS Atasi Karhutla

Kemenhut mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi call center penyelamatan satwa apabila menemukan satwa liar yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.

Berikut nomor call center yang dapat dihubungi masyarakat selama 24 jam:

  • BKSDA Kalimantan Barat: 0811 577 6767
  • BKSDA Kalimantan Tengah: 0811 5218 500
  • BKSDA Kalimantan Timur: 0821 1333 8181

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.