Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Fadli Zon Apresiasi Konser Andrea Bocelli, Angkat Kepedulian untuk Anak Korban Perang
Minggu, 1 November 2026 21:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi pesan kemanusiaan yang dibawa dalam rangkaian konser konser Andrea Bocelli.
Melalui konser di Candi Borobudur, promotor Shoemaker Live juga menginisiasi penggalangan dana untuk menyalurkan 100.000 pasang sepatu bagi anak-anak Palestina dan negara lain yang terdampak konflik.
Apresiasi tersebut disampaikan Fadli menyusul penampilan Andrea Bocelli dalam konser bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (31/10/2026) malam.
Fadli menegaskan, sikap Indonesia terhadap Palestina tidak berubah, yakni menolak penjajahan, menentang Zionisme, serta mendukung kemerdekaan Palestina.
"Saya kira posisi Indonesia itu jelas, kita ini anti terhadap penjajahan, anti-Zionisme, dan saya kira kita sangat mendukung negara Palestina merdeka. Saya kira gak ada yang berubah dari sikap itu," ujar Fadli dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi.
Menurutnya, informasi yang tidak akurat, termasuk hoaks, berpotensi memperkeruh polemik di tengah masyarakat.
Fadli mengatakan, berdasarkan penjelasan yang diterimanya dari pihak promotor, terdapat komitmen untuk membantu anak-anak korban perang dan tragedi kemanusiaan, termasuk anak-anak Palestina.
Baca juga : Konser Andrea Bocelli Donasikan 100 Ribu Sepatu Bagi Anak Palestina
"Belum tentu akurat gitu ya, apalagi hoaks. Sangat mudah sekali tersebar dari informasi yang gak benar. Saya kira informasi ini harus kita dudukkan dahulu, dan kalau dari penjelasan (promotor) sejauh ini, pihak yayasannya itu mengatakan mereka juga mendukung kepada anak-anak yang jadi korban perang dan kemanusiaan, termasuk anak-anak Palestina," ucapnya.
Fadli juga menyebut Andrea Bocelli, berdasarkan informasi yang diterimanya, tidak menunjukkan dukungan terhadap Zionisme.
"Kecuali memang dia jelas mendukung Zionisme, setahu saya tidak ada dukungan terhadap Zionisme dari pihak Andrea Bocelli. Mereka sudah menyampaikan itu, gak ada dukungan terhadap itu," tegasnya.
Pesan kemanusiaan dalam konser tersebut diwujudkan melalui inisiatif Shoemaker Live yang menggalang dana dengan target penyaluran 100.000 pasang sepatu bagi anak-anak Palestina dan anak-anak di negara lain yang terdampak konflik.
Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap anak-anak yang menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar akibat perang.
Founder Shoemaker Live, Prajna Murdaya, mengatakan konser Andrea Bocelli memiliki makna lebih luas daripada sekadar pertunjukan musik.
Menurutnya, pesan perdamaian dan persatuan menjadi salah satu nilai yang ingin disampaikan melalui acara tersebut.
"Kami memahami bahwa bagi banyak orang, konser ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar pertunjukan musik. Ada kepedulian mendalam terhadap mereka yang harus menghadapi konflik dan kehilangan. Kami mendengarkan setiap pandangan tersebut dengan hati terbuka," ujar Prajna dalam keterangan tertulis menjelang konser.
Baca juga : Guru Besar UI Ungkap Dampak Ekonomi dan Sosial Konser Andrea Bocelli
Menurut Prajna, Andrea Bocelli juga ingin menyampaikan harapan akan perdamaian bagi masyarakat yang masih terdampak konflik.
Salah satu lagu yang dibawakan dalam pertunjukan tersebut didedikasikan untuk kemanusiaan dan perdamaian dunia.
Di luar pesan kemanusiaan yang diusung, konser Andrea Bocelli juga memukau ribuan penonton yang datang dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Dengan membawakan sejumlah lagu dari album Romanza serta repertoar klasik dan crossover yang melambungkan namanya di panggung musik internasional, Bocelli menghadirkan pertunjukan istimewa dengan latar kemegahan salah satu situs warisan budaya dunia.
Eva Puspita Sari, penonton asal Jakarta, mengaku sengaja datang ke Magelang untuk menyaksikan penampilan Andrea Bocelli.
Eva tiba di Yogyakarta pada Jumat (30/10/2026), sebelum melanjutkan perjalanan ke Magelang untuk menghadiri konser tersebut.
"Aku senang banget bisa datang ke konser Andrea Bocelli di 30th anniversary-nya, di salah satu keajaiban dunia di Borobudur," ujar Eva saat ditemui di lokasi, Sabtu malam.
Menurut Eva, menyaksikan Andrea Bocelli secara langsung di kawasan Candi Borobudur merupakan pengalaman yang telah lama dinantikannya.
Baca juga : Promotor Konser Bocelli Galang Donasi 100 Ribu Sepatu untuk Anak-anak Terdampak Perang
Ia menilai kemegahan candi menghadirkan suasana berbeda dibandingkan konser yang digelar di gedung pertunjukan.
Eva juga menyebut Vivo per Lei sebagai salah satu lagu favoritnya. Pengalaman serupa dirasakan Astrid, penonton asal Jakarta.
Ia mengaku tertarik menghadiri konser karena ingin menikmati perpaduan musik internasional dengan kekayaan budaya Indonesia.
Astrid juga mengapresiasi penyelenggaraan konser yang dinilainya memberikan kenyamanan bagi penonton, mulai dari area kedatangan hingga memasuki lokasi pertunjukan.
"Aku sangat terkesan. Ternyata Borobudur bisa membuat konser sedemikian rupa sehingga kita nyaman, bahkan dari masuk, datang sampai kita masuk ke venue-nya sangat nyaman," ungkap Astrid.
Bagi Astrid, konser tersebut bukan hanya menghadirkan kualitas vokal Andrea Bocelli, tetapi juga pengalaman menikmati musik di tengah kemegahan warisan budaya Indonesia.
Ia menyebut The Prayer sebagai salah satu karya Bocelli yang paling berkesan baginya.
Setelah tampil di kawasan Candi Borobudur, Andrea Bocelli dijadwalkan melanjutkan rangkaian konsernya di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Selasa (3/11/2026). Dua pertunjukan Andrea Bocelli di Indonesia tersebut diproyeksikan menarik sekitar 16.000 penonton.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya