Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Jokowi: Cuma Stok Migor Yang Cukup, Lainnya Defisit
Selasa, 28 April 2020 15:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam rapat terbatas (ratas) mengenai tindak lanjut antisipasi kebutuhan bahan pokok, Presiden Jokowi memaparkan kondisi stok bahan pokok di seluruh Indonesia. Dari yang dilaporkan, hanya stok minyak goreng yang cukup, lainnya defisit.
Karena itu, Jokowi meminta hitungan cepat untuk mengetahui secara detil daerah mana saja yang stok bahan pokoknya surplus dan defisit.
Baca juga : Komite I DPD Kritik Pencairan Dana Desa
"Bagaimana produksinya, semua harus kita hitung," kata Presiden dalam ratas yang digelar melalui telekonferensi dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (28/4).
Dari laporan yang diterima Presiden, beras defisit di 7 provinsi. Begitupun stok jagung, defisit di 11 provinsi, stok cabe besar defisit di 23 provinsi.
Baca juga : Jokowi: Jangan Lagi Ada Dokter Yang Meninggal Dunia Karena Kurangnya APD
Stok cabe rawit defisit di 19 provinsi dan stok bawang merah diperkirakan juga defisit di 1 provinsi. Stok telur ayam juga mengkhawatirkan, yakni defisit di 22 provinsi.
"Stok untuk minyak goreng diperkirakan cukup untuk 34 provinsi, tetapi untuk stok gula pasir diperkirakan defisit di 30 provinsi dan stok bawang putih diperkirakan defisit di 31 provinsi," rinci Presiden. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya