Dewan Pers

Dark/Light Mode

Wamendes Resmikan Desa Digital Cirangkong, Subang

Kamis, 18 Juni 2020 15:58 WIB
Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi (Foto: Humas Kemendes)
Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi (Foto: Humas Kemendes)

RM.id  Rakyat Merdeka - Desa memiliki tantangan yang kompleks di era kesejagadan, yang semuanya serba terkoneksi. Internet telah menggeser hubungan antar desa, daerah, pusat dan internasional.

Pola, cara kerja, strategi, dan taktik harus berubah signifikan. Butuh kreativitas, kecepatan, dan kepekaan tingkat tinggi.

Saat ini, Indonesia menduduki ranking ke-4 dunia dalam pertumbuhan penggunaan internet sebesar 13 persen, menurut InternetWorldStat, ITU, dan Bank Dunia (Growth Figured Base On Data In We are Social & Hootsuite’s Digital 2018’Reports).

Berita Terkait : Wamen Alue Kebut Penanganan DAS Citarum di Subang dan Bekasi

"Pertumbuhan penggunaan internet akan semakin pesat. Seiring Program Desa Digital dan akselerasi percepatan koneksi 13.577 desa, yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia," kata Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi, Kamis (18/6).

Penandatanganan peresmian Program Desa Digital Kementerian Desa PDTT Republik Indonesia dilakukan bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) di Desa Cirangkong, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada hari ini.

Penandatanganan tersebut merupakan sinergi yang akan menjadikan Desa Digital, sebagai tulang punggung yang kuat bagi pemerintahan pusat, dalam Tata Kelola Pemerintahan Satu Data, eGOV.

Berita Terkait : Anies Pastikan Siswa DKI Tak Masuk Sekolah, Sampai Situasi Aman

"Saya berharap, Program Desa Digital mampu menguatkan pertumbuhan ekonomi desa dan nasional secara signifikan," kata Budi Arie.

Ia mengucapkan banyak terima kasih atas kerja keras para Kades, Penggerak Desa Digital Ariani Djalal, Tetua Lembaga Adat Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, dan Badan Prakarsa Desa yang telah mendampingi terwujudnya Bumadesma Prakarsa Galuh.

Bumadesma Prakarsa Galuh adalah holding 3 usaha bidang telekomunikasi, yaitu Desa Cirangkong, Bantarsari, dan Cupunegara Kabupaten Subang.

Berita Terkait : Kepala BNPB Resmikan Rumah Sakit Lapangan Covid-19 di Surabaya

Pemanfaatan teknologi digital ini diharapkan mampu memasarkan potensi desa, melakukan efisiensi tata kelola pemerintahan desa, penggunaan internet of thinking (IoT) untuk pertanian, smart auto feeder perikanan, serta mendukung kegiatan pengajaran dan kesehatan. Terutama, di tengah pandemi Covid-19.

Program Desa Digital yang terarah, diharapkan dapat mendorong peningkatan perekonomian di desa. Terlebih, Program Desa Digital merupakan salah satu implementasi Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data.

"Selamat untuk Bumadesma. Semoga, Program Desa Digital Subang Bumadesma Prakarsa Galuh dapat menjadi percontohan yang baik, dalam mewujudkan harapan pelayanan masyarakat desa," pungkas Budi Arie. [HES]