Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) ada Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR menegaskan tetap berkomitmen menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk dengan mencanangkan target beberapa komoditas di tahun 2021.
Menurutnya, persoalan pangan sangat penting dan harus dikelola sungguh-sungguh. Karena itu, pernyataannya di tengah rapat, untuk mundur sebagai menteri jika target diturunkan, dimaknai sebagai ketidakrelaannya atas penurunan terget produksi pangan yang dismpaikan beberapa pihak.
Baca juga : Mantan Dirut Perindo Divonis 4,5 Tahun Penjara
“Bila ada yg berpikir menurunkan target produksi, saya berdiri paling depan menolak. Buat saya petani dan rakyat harus dibela kepentingannya. Rakyat pangannya harus kita cukupi dengan tangan kita sendiri," tegas Syahrul di Kompleks Parlemen DPR, Senin (22/6).
Untuknya, produksi pangan wajib hukumnya dipenuhi dengan upaya negara sendiri. Bukan bergantung dari ketersediaan impor, karenanya dirinya bertekad terus meningkatkan produksi nasional, khususnya pangan strategis.
Baca juga : Mentan SYL Lepas Ekspor 6 Komoditas Pertanian Jabar
Mentan SYL mengakui, pandemi Covid-19 secara langsung maupun tidak langsung menjadi ancaman dan tantangan bagi upaya menjamin ketersediaan pangan. Karena distribusi pangan dan kapasitas produksi menurutnya mengalami gangguan.
“Tapi kami di Kementan bersama para pejabat kementan, para Gubernur, Bupati, Camat dan para petani tetap optimis dengan target yang sudah kami tetapkan. Karena ini merupakan kebutuhan nasional,” ujarnya. [KAL]berk
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya