Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Lantik Pamong Praja Muda Lulusan IPDN
Jokowi Minta Cara Kerja Lebih Cepat dan Berinovasi
Kamis, 30 Juli 2020 06:58 WIB
Sebelumnya
Sederhanakan Birokrasi
Dalam rangka mengefektifkan kinerja birokrasi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo memastikan penyederhanaan birokrasi masih terus berjalan. Ditargetkannya, penyederhanaan eselon selesai akhir tahun ini.
Baca juga : Jokowi Ingatkan Lulusan IPDN Penentu Keberhasilan Reformasi
“Alhamdulillah di tengah-tengah pandemi Covid-19 ini, seluruh kementerian/lembaga maupun pemda per Juli ini sudah mencapai di atas 60 persen. Mudah-mudahan target mengubah pola pikir struktur ke eselon ini akan bisa selesai Desember 2020,” ujar Tjahjo, Selasa (28/7).
Baca juga : Cak Imin Minta Para Kepala Daerah Perkuat Sektor Pertanian
Tjahjo menjelaskan, penyederhanaan birokrasi dimulai sejak 2019. Program itu merupakan program Jokowi-Ma’ruf Amin selama 5 tahun. Menurut Tjahjo, penyederhanaan birokrasi tidak hanya menyederhanaan eselon. Tetapi diikuit penataan struktur organisasi di intansi Pemerintah. Selain itu, mengubah pola pikir struktural menjadi fungsional.
Baca juga : BPTJ Minta Kebijakan WFH Dilanjutkan
Tjahjo menyebutkan, saat ini jumlah aparatur sipil negara (ASN) saat ini yang sekitar 4,3 juta orang. Dari jumlah tu ada 1,6 juta yang merupakan tenaga administrasi baik di kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah. Dan, 70 persennya berada di Pemda. “Pemerintah akan mendorong perubahan 2,6 juta tenaga struktural ke fungsional,” terangnya. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya