Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
Doni Minta Peserta Pilkada Patuhi Protok Kesehatan
Sabtu, 19 September 2020 01:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo meminta, peserta Pilkada mematuhi protokol kesehatan. Jika tidak akan terjadi klaster baru Corona.
Doni yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan, kesehatan menjadi masalah prioritas. Dia mengharapkan, kerja sama dengan semua pihak, baik di pusat maupun daerah, agar semua lapisan tetap mengikuti dan menaati ketentuan yang ada.
Baca juga : PP Hospitality, Terapkan Protokol Kesehatan Untuk Sambut Tamu
“Termasuk tidak berkerumun guna menekan potensi penularan Covid-19,” ujarnya, Jumat (18/9).
Terkait dengan pengerahan masa pada masa pwndaftrana calon Kepala Daerah, Doni mengatakan, masih dalam batas pengendalian. Namun, kata dia, dengan sejumlah peringatan yang telah diberikan oleh Menkopolhukam, Mendagri, dan sejumlah pejabat lainnya, termasuk mengimbau pimpinan di daerah untuk kerja sama.
Baca juga : Pemerintah Perlu Ancang-ancang Hadapi Penurunan Produksi Pangan
Doni telah mendapatkan laporan terkait dengan sejumlah penyelenggara pilkada yang positif Corona. Mereka yang memberikan informasi positif tengah melakukan isolasi mandiri karena tanpa gejala.
Namun, jika seandainya ada perkembangan gejala, mereka akan dirujuk ke rumah sakit yang telah ditunjuk Kementerian Kesehatan. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya