Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Soal Investasi Dan Ekspor, Jokowi Ingin Tambah 2 Menteri
Selasa, 12 Maret 2019 21:07 WIB
Sebelumnya
Seharusnya Jadi Peluang
Sebelumnya Jokowi menyampaikan, sebetulnya perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat bisa kita manfaatkan karena investor, investasi yang ada di Tiongkok itu sudah mulai goyang.
Baca juga : Jokowi: Ekonomi 5%, Alhamdulillah
Ingin mencari tempat baru, lokasi baru untuk investasinya. Kalau ini dimanfaatkan, disambungkan. Duta besarnya bisa menyambungkan, mungkin ITPC nya bisa menyambungkan, dan BKPM bisa menjemput bola ke sana menurut Jokowi banyak sekali.
Jokowi menilai, sangat lucu banget kita ini. Sebetulnya yang ingin berbondong-bondong keluar dari Tiongkok itu industri mebel, industri produk-produk kayu dari Dongguan dekat Guangzhou.
Baca juga : Ustad Yusuf Mansur: Jokowi Islam Tulen
“Artinya, kita kalah rebutan, kalah merebut investasi, kalah merebut pasar. Ini tanggung jawab kita semuanya,” ujar Jokowi.
Pada kesempatan ini hadir pula antara Menko Perekonomian Darmin Nasution, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Gubernur Banten Wahidin Halim. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya