Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Lewati Setengah Juta, Sehari 5.000 Kasus
Corona Makin Serem
Kamis, 26 November 2020 07:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Virus Corona (Covid-19) di Indonesia semakin menyeramkan. Bukannya turun, jumlah kasus positifnya malah terus naik.
Sudah lewat setengah juta. Masih mau ngeyel juga tak terapkan protokol kesehatan nih..?
Kasus positif Covid-19 kembali pecahkan rekor harian. Kemarin, jumlah kasus baru bertambah 5.534 orang.
Dengan tambahan tersebut, maka total kasus positif menjadi 511.836 orang.
Rinciannya, 65.804 merupakan kasus aktif atau dalam perawatan, 429.807 pasien dinyatakan sembuh, dan 16.225 orang meninggal.
Berdasarkan data Satgas Covid19, kemarin, ada 45.330 spesimen yang diperiksa melalui tes real time Polymerase Chain Reaction (RTPCR) maupun Tes Cepat Molekuler (TCM).
Baca juga : Musuh Anies Pada Berisik
Hasilnya: 5.534 orang terkonfirmasi positif, 4.494 pasien dinyatakan sembuh, dan 114 orang meninggal dunia.
Sementara 65.438 orang masuk kategori suspek. Jumlah penambahan pasien positif paling banyak ada di DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Riau. DKI Jakarta melaporkan kasus baru 1.273 orang, sembuh 1.100 orang, dan meninggal 17 orang.
Jawa Tengah melaporkan kasus baru 1.008 orang, sembuh 362 orang, dan meninggal 9 orang. Sedangkan Jawa Barat melaporkan kasus barunya 741 orang, sembuh 768 orang, meninggal 6 orang.
Jawa Timur melaporkan kasus baru 402 orang, sembuh 281 orang, dan meninggal 34 orang. Kemudian, Sumatera Barat melaporkan kasus baru 260 orang, sembuh 230 orang, dan meninggal 8 orang.
Riau melaporkan kasus baru 236 orang, sembuh 156 orang, meninggal 5 orang Untuk menekan penularan Corona, pemerintah terus menggencarkan pemeriksaan spesimen.
“Jumlah spesimen yang selesai diperiksa hari ini sebanyak 45.330 spesimen,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, di Jakarta, kemarin.
Baca juga : Francesca Sofia, Sembuh Dari Corona
Total ada 5.465.921 spesimen telah diperiksa. Laboratorium yang dikerahkan terdiri dari 307 laboratorium PCR, 81 laboratorium TCM, dan 38 laboratorium PCR dan TCM.
Sementara itu, positivity rate Covid-19 stagnan di 14 persen sejak Selasa, (24/11).
Ahli epidemiologi Universitas Indonesia, Syahrizal Syarif menilai, situasi saat ini bukan lagi menyeramkan, tapi mengkhawatirkan.
Sebab, seluruh negara sedang mengalami periode kedua dari virus asal Wuhan itu.
“Situasi dunia memang sangat mengkhawatirkan,” katanya saat berbincang dengan Rakyat Merdeka, kemarin.
Hal senada dikatakan Anggota Komisi IX DPR, Nabil Haroen.
Baca juga : Kipernya Kesengat Corona, Milan Ditahan AS Roma
Menurut dia, pemerintah harus terus aktif mengajak masyarakat jalankan protokol kesehatan. Apalagi, sudah banyak laporan rumah sakit kembali penuh dengan pasien Covid-19.
“Jika terus banyak yang melanggar protokol kesehatan, jumlah pasien positif Covid-19 akan terus bertambah. Tindak tegas pelanggar protokol kesehatan,” ucapnya, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Di Istana Negara, Presiden Jokowi mengatakan, pandemi Covid-19 belum berakhir. Menurut dia, pemerintah akan fokus pada vaksinasi.
“Kita harapkan setelah vaksinasi akan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat dan memicu ekonomi masyarakat,” ujar Jokowi, kemarin.
Kendati begitu, kata Jokowi, vaksin yang tiba di akhir November atau awal Desember itu, tak bisa langsung disuntikkan ke masyarakat.
Sebab, vaksin tersebut perlu diuji keamanannya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) agar aman saat disuntikkan ke masyarakat. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya