Dark/Light Mode

Kampus Muhammadiyah di Jayapura Dibangun, Menko Muhadjir Letakkan Batu Pertama

Kamis, 26 November 2020 18:53 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy seusai meletakkan batu pertama dalam pembangunan Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Papua, Koya Barat, Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, Kamis (26/11). (Foto: Kemenko PMK)
Menko PMK Muhadjir Effendy seusai meletakkan batu pertama dalam pembangunan Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Papua, Koya Barat, Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, Kamis (26/11). (Foto: Kemenko PMK)

 Sebelumnya 
"Mudah-mudahan nanti akan semakin berkembang program studinya, akan semakin banyak sumbangsihnya kepada Bumi Papua melalui UMP dan bermakna lebih besar. Putra dan putri terbaik papua yang melanjutkan studi ke UMP nanti akan bisa memberikan peranan luar biasa untuk kemajuan tanah Papua, sebagai bagian dari NKRI" tandas Muhadjir.

Baca juga : Jokowi Puji Kiprah Muhammadiyah Di Bidang Pendidikan dan Kesehatan

Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Papua, Prof HR Partino mengatakan bahwa lembaga pendidikan Muhammadiyah yang sudah lama ada di Papua tidak mengkhususkan diri bagi umat muslim saja. "Bahkan 90 persen mahasiswa Stikom Muhammadiyah Jayapura adalah putra-putri Papua yang non-muslim. Sudah banyak alumni pendidikan Muhammadiyah yang berhasil, baik di lingkungan pemerintah, juga di legislatif," ungkap Partino.

Baca juga : Muhammadiyah Yang Minta, MUI Menyambut

Dalam kesempatan itu, Muhadjir meletakkan batu pertama pencanangan pembangunan Kampus Terpadu UMP, menanam pohon matoa simbol pembangunan, dan menandatangani prasasti pencanangan.

Baca juga : Tunda Pilkada Demi Keselamatan Bangsa

Turut hadir dalam acara tersebut Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano, Pengurus Wilayah Muhammadiyah Papua, Pengurus Aisyiah Papua, para pengurus dan pendidik Kampus Terpadu UMP, serta Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kemenko PMK. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.