Dark/Light Mode

Izin Vaksin Covid-19 Dari BPOM Keluar Januari 2021

Senin, 4 Januari 2021 22:20 WIB
Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari  Kemenkes, dr Siti Nadia
Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Kemenkes, dr Siti Nadia

RM.id  Rakyat Merdeka - Jika tak ada aral melintang, izin penggunaan darurat  vaksin Covid-19 buatan Sinovac akan dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada, pertengahan Januari 2021.

Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia memperkirakan izin penggunaan darurat vaksin yang akan dikeluarkan oleh BPOM pada, pertengahan Januari 2021.

“Kemenkes optimistis vaksin Covid-19 buatan China bakal segera mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM,” kata Siti dikutip Antara Senin (4/1).

Nadia menegaskan, efikasi dari vaksin Covid-19 buatan Sinovac sudah memenuhi standar minimal yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Berita Terkait : Hari Ini, Vaksin Covid-19 Mendarat Di Jayapura

“Kita cukup optimistis dengan hasil awal yang sudah diinformasikan secara awal, baik uji klinis tahap tiga di Turki maupun di Brasil, serta hasil yang didapatkan dari teman-teman di Universitas Padjadjaran. Tetapi tentunya kita akan menunggu secara resmi," kata Nadia.

Nadia juga memastikan tidak ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) berupa efek samping dari vaksin dengan gejala berat. "Malah bisa dikatakan hampir tidak ada KIPI," kata Nadia.

Nadia memprediksi program vaksinasi tahap pertama bisa dilakukan pada, minggu kedua hingga minggu ketiga Januari 2021.

Ia menyebutkan, program vaksinasi Covid-19 ditargetkan rampung selama 15 bulan yang akan berlangsung dalam dua periode untuk 181,5 juta penduduk Indonesia.

Berita Terkait : Selain Vaksin, Rusia Klaim Temukan Obat Covid-19

Periode pertama,  mulai Januari hingga April 2021 yang akan memprioritaskan 1,3 juta tenaga kesehatan, 17,4 juta petugas publik di 34 provinsi, dan 21,5 juta lansia.

Periode kedua vaksinasi akan berlangsung selama 11 bulan, mulai April 2021 hingga Maret 2022 yang akan menjangkau sisa jumlah masyarakat dari periode pertama.

Diketahui,  PT Biofarma telah mulai mendistribusikan tiga juta dosis vaksin Covid-19 ke 34 Provinsi di seluruh Indonesia pada, Minggu (3/1). Pada hari ini beberapa daerah telah menerima kedatangan vaksin Covid-19 tersebut.

Saat ini,  Pemerintah hanya tinggal menunggu keputusan dari BPOM untuk mengeluarkan izin penggunaan darurat terhadap vaksin Sinovac. Jika izin tersebut telah dikeluarkan, program vaksinasi akan segera dilakukan di seluruh Indonesia untuk tahap pertama. [FIK]

Berita Terkait : Menkes: Perlu 15 Bulan Untuk Tuntaskan Vaksinasi Covid