Dark/Light Mode

Soal Kepastian Kuota Haji 2021

Wapres Minta Gus Yaqut Aktif Melobi Saudi

Rabu, 6 Januari 2021 22:24 WIB
Soal Kepastian Kuota Haji 2021 Wapres Minta Gus Yaqut Aktif Melobi Saudi

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, agar secara aktif melobi pemerintah Arab Saudi terkait kepastian kuota haji 2021,  untuk jemaah asal Indonesia. Terutama, dalam situasi terkait pandemi Covid-19.

"Wapres minta agar Menag secara proaktif melobi Arab Saudi. Supaya ada kepastian untuk masyarakat yang akan berhaji tahun ini," kata Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi kepada Antara, Rabu (6/1).

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi sempat meniadakan penyelenggaraan haji, dalam upayanya menangani pandemi Covid-19.

Baca juga : Terminal Kampung Rambutan Mulai Wajibkan Rapid Test Untuk Awak Bus Dan Penumpang

Pertengahan 2020, pemerintah Arab Saudi membuka kembali penyelenggaraan ibadah haji. Namun, dilakukan secara terbatas, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat bagi jemaah.

Pada 2019, pemerintah Indonesia mendapat kebijakan khusus dari Raja Salman untuk menambah kuota haji sebanyak 20.000 slot. Sehingga, penyelenggaraan haji pada 2020 seharusnya dapat diberikan kepada 231.000 calon haji.

Namun, pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak mengirimkan jemaah haji ke Arab Saudi pada 2020, karena angka kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Sesuai SK Menteri Agama Nomor 494 Tahun 2020 yang ditandatangani oleh Fachrul Razi.

Baca juga : Irma Yakin Ekonomi 2021 Membaik, Minta Kritikus Tak Berpikir Negatif Terus

Tahun ini, Kementerian Agama menyiapkan tiga skenario untuk pengiriman jemaah haji asal Indonesia ke Arab Saudi  Yakni memberangkatkan sesuai kuota normal, mengirimkan jemaah 50 persen dari kuota normal dan tidak memberangkatkan haji seperti di 2020.

Kuota dasar jemaah haji dari Indonesia hingga saat ini berada di angka 211.000, yang terbagi atas 194.000 kuota reguler dan 17.000 kuota khusus.

Jumlah kuota dasar tersebut ditetapkan berdasarkan kesepakatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) tahun 1987 di Amman, Yordania. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.