Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bantu Proses Tracing Pasien Covid-19, Kemenkes Optimalkan Peran Puskesmas

Selasa, 2 Maret 2021 16:50 WIB
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono. (Foto: Setpres)
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono. (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan mengoptimalkan peran tenaga kader Puskesmas dan Babin Kamtibmas di setiap wilayah untuk membantu proses tracing pasien Covid-19 kepada masyarakat.

"Jumlah kader Puskesmas dan Babin Kamtibmas yang akan diperbantukan sebanyak 80.000 sampai 100.000 orang yang akan kami kerahkan untuk menjangkau sektor hulu dalam upaya 'tracing' pasien Covid-19," ujar Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono saat menjadi pembicara dalam webinar Peringatan Setahun Pandemi Covid-19 bertajuk 'Inovasi Indonesia Untuk Indonesia Pulih', di Auditorium Gedung BJ Habibie, Jakarta, Selasa (2/3).

Berita Terkait : 62 Anak Buah Sri Mulyani Gugur Karena Covid-19, Kemenkeu Gelar Vaksinasi

Dante mengatakan tracing terhadap pasien Covid-19 merupakan salah satu upaya penanganan pandemi yang lebih intensif di sektor hulu.

Dengan penguatan pada aksi tracing ini, kata Dante, angka mortality rate atau laju angka kematian pada suatu populasi diharapkan bisa ditekan karena potensi kasus yang terindikasi telah masuk fase stadium berat bisa dideteksi lebih cepat. "Dalam hal ini, masyarakat nantinya akan dicari, bukan lagi menunggu diagnosa," ujarnya.

Berita Terkait : Antisipasi Panen Raya, Mentan Optimalkan Peran Kostraling Amankan Stok Dan Harga Beras

Para kader dan petugas Babin Kamtibmas itu akan mendatangi langsung masyarakat, mencari tahu informasi dalam rangka tracing terhadap mereka yang belum sempat terdiagnosa meski sempat memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19.
 Selanjutnya