Dark/Light Mode

62 Anak Buah Sri Mulyani Gugur Karena Covid-19, Kemenkeu Gelar Vaksinasi

Selasa, 2 Maret 2021 15:44 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) menyaksikan program vaksinasi Covid-19 di Kemenkeu, Selasa (2/3). (Foto: Kemenkeu)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) menyaksikan program vaksinasi Covid-19 di Kemenkeu, Selasa (2/3). (Foto: Kemenkeu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duka menyelimuti Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selama pandemi Covid-19 berlangsung setahun ini. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kehilangan 62 anak buahnya yang gugur akibat virus ini. 

"Total, ada 3.043 pegawai Kemenkeu yang terpapar Covid-19. Sebanyak 2.184 telah sembuh. Kini, tinggal tersisa 797 orang lagi yang masih berjuang untuk sembuh melawan virus ini," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Rahayu Puspasari, dalam keterangan resminya, Selasa (2/3). 

Berita Terkait : Tak Mau Gairah Fashion Mati, Ivan Gunawan Bikin Gebrakan

Dari 797 kasus aktif, Rahayu menyebut, jumlah terbanyak berasal dari pegawai Kemenkeu yang ada di DKI Jakarta. Jumlahnya mencapai 313 orang. 

Untuk memperkuat seluruh pegawai, Kemenkeu mulai menjalankan program vaksinasi untuk para pegawainya. Vaksinasi akan dilakukan dalam dua tahap, yaitu 1-5 Maret 2021 di tahap I dan awal April 2021 untuk tahap II, sesuai ketersediaan vaksin bagi 27.627 pegawai yang bekerja di DKI Jakarta. 

Berita Terkait : IKA Unpad Siap Gelar Konferensi Internasional

"Sebagai bentuk perlindungan bagi pegawai Kemenkeu yang melakukan pelayanan publik, Kemenkeu menjalankan program vaksinasi sesuai anjuran pemerintah," jelasnya. 

Program vaksinasi tahap pertama diprioritaskan untuk semua pegawai yang bertugas di kantor layanan dan kantor wilayah, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan, dan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak. 

Berita Terkait : Terapi Plasma Konvaselen Ampuh Sembuhkan Pasien Covid-19, Begini Caranya...

Ia menjelaskan, selain untuk perlindungan bagi pegawai, program vaksinasi ini menjadi ikhtiar Kemenkeu dalam mempercepat berakhirnya pandemi, termasuk dengan menjalankan 3T yaitu test, tracing, dan treat. Apalagi, selama pandemi Covid-19, Kemenkeu tetap menjadi pelayan publik untuk urusan pemerintah di bidang keuangan negara.

"Pegawai Kemenkeu siap divaksin dan tetap mematuhi protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Diharapkan dengan semakin sehatnya seluruh pegawai Kemenkeu dari Covid-19, pelayanan kepada masyarakat dapat terus meningkat," ucapnya. [KPJ]