Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mal Pelayanan Publik Kendal Diharap Tambah Investor

Rabu, 2 Juni 2021 23:12 WIB
Peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kendal, Rabu (2/6).
Peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kendal, Rabu (2/6).

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kendal, Rabu (2/6). 

Selain menarik banyak investor, MPP juga memberi kemudahan pada pelaku UMKM.

Dalam peresmian tersebut, Ganjar mengapresiasi Pemda Kendal yang cepat dalam menyiapkan Mal Pelayanan Publik. Sebab, kata Ganjar, sejak dicanangkan KemenPAN RB, daerah-daerah langsung bersiap merespon.

“Layanan ini harus terintegrasi dan berintegritas dalam  melayani masyarakat dengan baik,” kata Gubernur dikutp Jatengprov.go.id.

Politisi senior PDI Perjuangan ini berpesan pada Pemerintah Kabupaten  Kendal agar memaksimalkan keberadaan MPP ini. Jangan sampai hadirnya MPP menjadi sia-sia karena masyarakat tidak terlayani maksimal.

“Kenapa ini penting? Agar nanti gedung tidak menjadi gedung, orang tidak menjadi penunggu, tapi semua bisa proaktif,” tegasnya.

Di sisi lain, Ganjar juga berharap dengan spirit melayani yang ada akan menarik minat investor. Apalagi Kendal saat ini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus.

“Spirit melayani para investor, dan Kendal ini memang salah satu daerah yang sangat seksi di Jawa Tengah untuk investor berdatangan,” ujar Ganjar.

Berita Terkait : Harlah Pancasila, Ganjar Puji Kerja Nyata Gibran

Selanjutnya, bagaimana mengaitkan antara satu dengan yang lain. Tak hanya investor, namun juga pelaku UMKM hingga masyarakat pada umumnya.

“MPP saya kira bagian yang kita harapkan nanti bisa memberikan satu sisi satu ruang, untuk bisa diakses oleh mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo mengatakan, reformasi birokrasi tak hanya penyederhanaan, tapi cepat mengambil keputusan, dan cepat dalam memberikan pelayanan.

“Ini bagian dari sebuah proses melayani masyarakat. Dan proses pengurusan perizinan harus dilakukan dengan cepat, sekali masuk selesai semua,” bebernya.

Tjahjo berharap, sebelum Pilpres 2024, seluruh kabupaten/ kota harus sudah mempunyai MPP. Tak harus gedung baru, tapi satu atap, sehingga semua harus berlomba dalam menumbuhkan ekonomi yang ada.

Sebagai informasi, MPP Kendal menempati bangunan yang semula semula merupakan kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang kemudian dikembangkan menjadi MPP.

Jumlah instansi yang tergabung dalam MPP Kendal sebanyak 23 instansi,  yakni enam instansi pusat, 11 instansi daerah, dua Badan Usaha Milik Negara/Daerah, dan tiga instansi swasta. Sementara jenis layanan yang tersedia di MPP Kendal sebanyak 304 layanan.

MPP ini beroperasi pada Senin sampai Kamis pukul 07.30-15.30 WIB. Sedangkan Jumat, beroperasi Pukul 07.30-10.30 WIB.Uniknya, keterlibatan start-up ternama seperti Grab, GoJek, dan Tokopedia menjadi salah satu keunggulan MPP Kendal.Kerja sama tersebut dilakukan untuk mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Kendal. 

Berita Terkait : Penyekatan Pemudik Ke Jakarta Diperpanjang Hingga 31 Mei

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kendal, Rabu (2/6). 

Selain menarik banyak investor, MPP juga memberi kemudahan pada pelaku UMKM. Dalam peresmian tersebut, Ganjar mengapresiasi Pemda Kendal yang cepat dalam menyiapkan Mal Pelayanan Publik. Sebab, kata Ganjar, sejak dicanangkan KemenPAN RB, daerah-daerah langsung bersiap merespon.

“Layanan ini harus terintegrasi dan berintegritas dalam  melayani masyarakat dengan baik,” kata Gubernur dikutp Jatengprov.go.id.

Politisi senior PDI Perjuangan ini berpesan pada Pemerintah Kabupaten  Kendal agar memaksimalkan keberadaan MPP ini. Jangan sampai hadirnya MPP menjadi sia-sia karena masyarakat tidak terlayani maksimal.

“Kenapa ini penting? Agar nanti gedung tidak menjadi gedung, orang tidak menjadi penunggu, tapi semua bisa proaktif,” tegasnya.

Di sisi lain, Ganjar juga berharap dengan spirit melayani yang ada akan menarik minat investor. Apalagi Kendal saat ini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus.

“Spirit melayani para investor, dan Kendal ini memang salah satu daerah yang sangat seksi di Jawa Tengah untuk investor berdatangan,” ujar Ganjar.

Selanjutnya, bagaimana mengaitkan antara satu dengan yang lain. Tak hanya investor, namun juga pelaku UMKM hingga masyarakat pada umumnya.

Berita Terkait : Takut Kena Doktrin, Siswa Ogah Sekolah

“MPP saya kira bagian yang kita harapkan nanti bisa memberikan satu sisi satu ruang, untuk bisa diakses oleh mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo mengatakan, reformasi birokrasi tak hanya penyederhanaan, tapi cepat mengambil keputusan, dan cepat dalam memberikan pelayanan.

“Ini bagian dari sebuah proses melayani masyarakat. Dan proses pengurusan perizinan harus dilakukan dengan cepat, sekali masuk selesai semua,” bebernya.

Tjahjo berharap, sebelum Pilpres 2024, seluruh kabupaten/ kota harus sudah mempunyai MPP. Tak harus gedung baru, tapi satu atap, sehingga semua harus berlomba dalam menumbuhkan ekonomi yang ada.

Sebagai informasi, MPP Kendal menempati bangunan yang semula semula merupakan kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang kemudian dikembangkan menjadi MPP.

Jumlah instansi yang tergabung dalam MPP Kendal sebanyak 23 instansi,  yakni enam instansi pusat, 11 instansi daerah, dua Badan Usaha Milik Negara/Daerah, dan tiga instansi swasta. Sementara jenis layanan yang tersedia di MPP Kendal sebanyak 304 layanan.

MPP ini beroperasi pada Senin sampai Kamis pukul 07.30-15.30 WIB. Sedangkan Jumat, beroperasi Pukul 07.30-10.30 WIB.Uniknya, keterlibatan start-up ternama seperti Grab, GoJek, dan Tokopedia menjadi salah satu keunggulan MPP Kendal.Kerja sama tersebut dilakukan untuk mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Kendal. [MFA]