Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Siapkan Konsep Perencanaan
Menteri Basuki Pindah Ibu Kota Butuh Waktu Lama
Selasa, 30 April 2019 22:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), telah memiliki konsep perencanaan terkait pemindahan ibu kota negara.
"Concept design kami bisa ditempatkan di mana saja, tetapi ini baru concept design," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di acara Indonesia Construction Conference 2019 di Jakarta, Selasa (30/4).
Baca juga : Massa Konvoi Dari Bunderan HI Ke GBK
Ia mengatakan, pemindahan Ibu Kota negara membutuhkan waktu panjang, karena bukan hanya penentuan lokasi dan pembangunan infrastruktur, tetapi persyaratan regulasi mesti dipenuhi.
"Proses perjalanan pemindahan ibu kota negara masih panjang. Semua sektor harus diperhatikan. Tidak bisa dilakukan terburu-buru," ujarnya.
Baca juga : Masukkan Uang Ke Dalam 400 Ribu Amplop, Bowo Butuh Waktu Sebulan
Menurut dia, selain perencanaan yang masif terkait pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan, juga harus menyelaraskannya dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Namun, menurutnya, pihaknya telah memiliki konsep perencanaan terkait hal tersebut. "Tapi ini baru concept design loh," ucapnya.
Baca juga : Salurkan KUR Perikanan Rp 201 Miliar, Pemerintah Bantu Nelayan
Soal wilayah, Pria jebolan UGM ini mengaku, belum mengetahui lokasi yang akan dipilih sebagai ibu kota baru untuk menggantikan DKI Jakarta.
"Lokasinya di mana, saya sendiri belum tahu.Namun yang pasti untuk pemindahan ibu kota membutuhkan perencanaan yang sangat massif,” tegasnya. (QAR)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya