Dewan Pers

Dark/Light Mode

Menkeu: 2.474 Pegawai Pajak Kena Corona, 51 Orang Meninggal

Rabu, 14 Juli 2021 14:15 WIB
Menkeu Sri Mulyani. (Foto: ist)
Menkeu Sri Mulyani. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, sebanyak 2.474 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan terpapar Covid-19. Saat ini, mereka sedang menjalani isolasi secara mandiri di rumah maupun perawatan di rumah sakit.

"Kita berdoa semoga mereka segera mendapatkan kesembuhan dan kekuatan dalam menghadapi Covid-19," katanya seperti dikutip dari Antara, Rabu (14/7).

Sementara, sebanyak 7.652 pegawai DJP lainnya telah sembuh dari Covid-19. Sedangkan 51 orang meninggal dunia.

Berita Terkait : Nakes dan TNI/Polri Mati-matian Jinakkan Corona, Pantas Diberi Penghargaan

"Kita bersedih dan kita mendoakan kawan-kawan kita 51 orang yang telah mendahului kita dan menjadi korban Covid-19," ujarnya.

Dia mengingatkan, para jajaran DJP untuk tetap menjaga keselamatan diri dengan menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan tugas negara. Yakni mengumpulkan penerimaan pajak.

Menurutnya, para pegawai DJP memiliki tugas sangat penting di tengah situasi pandemi. Mereka harus mengumpulkan penerimaan dalam rangka menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Berita Terkait : Jokowi Tidak Mau Ditinggal Sendirian

Ia menegaskan, APBN menjadi instrumen utama untuk membantu masyarakat dan dunia usaha agar mampu bertahan dari serbuan dampak pandemi Covid-19. Terlebih lagi, penerimaan pajak tahun lalu sempat terkontraksi mencapai 12 persen dan tahun ini diproyeksikan mampu mencapai 95,7 persen dari target Rp 1.229,6 triliun atau tumbuh 9,7 persen (yoy).

Di sisi lain, penerimaan pajak semester I baru mencapai Rp 557,8 triliun atau tumbuh positif 4,9 persen (yoy) sehingga diharapkan semester II mendatang dapat tumbuh positif. "Pajak menjadi simbol dari kegotongroyongan tersebut," ujarnya.

Oleh sebab itu, ia mengatakan seluruh jajaran DJP dalam menjalankan tugas mengelola penerimaan pajak harus berupaya dengan semangat optimis namun tetap waspada menjaga diri. [DIT]