Dark/Light Mode

Kuliah Kewirausahaan, Menpora Ngarep Pemuda Jadi Problem Solver

Rabu, 4 Agustus 2021 14:46 WIB
Menpora Zainudin Amali. (Foto : Kemenpora)
Menpora Zainudin Amali. (Foto : Kemenpora)

 Sebelumnya 
"Para pemuda dan mahasiswa harus bisa menjadi faktor penyelesaian masalah atau problem solver bukan yang menimbulkan masalah terlebih di tengah masa-masa pandemi seperti sekarang ini. Kegiatan kita saat ini adalah untuk mengantisipasi hal itu, jangan sampai lulusan Unkris mencari pekerjaan kesana kemari karena tidak ada bekal pengetahuan tentang kewirausahaan dan akhirnya menjadi job seeker, tidak bisa mandiri apalagi bersaing," urainya.

"Untuk itu harus ada kemampuan lain, modal lain yang dimiliki sehingga lulus dari Unkris bukan menjadi job seeker tetapi menjadi job creator yakni pencipta lapangan kerja dan bisa menjadi gantungan dari orang lain di tengah masyarakat," ujarnya menambahkan.

Baca juga : Pengusaha Ngarep PPKM Di Jakarta Bisa Turun Ke Level 3

Menpora Amali mengajak kepada para mahasiswa semua, khususnya para peserta kuliah kewirausahaan pemuda untuk mempersiapkan diri dengan kreativitas-kreativitas, dengan inovasi sehingga mampu mandiri dan mampu bersaing di tengah-tengah masyarakat, dan yang paling bisa diandalkan adalah berwirausaha menjadi enterpreneur.

"Saya minta kepada para peserta jangan sia-siakan kegiatan ini. Akan ada tahapan-tahapannya dari penumbuhan minat hingga fasilitasi oleh Kemenpora kepada mereka yang benar-benar serius menekuni kewirausahaan. Yang terpenting ada minatnya dulu, ada semangat untuk berwirausaha pasti ada jalannya," kata Menpora Amali.

Baca juga : Hubungi Ayah Apriyani, Menpora: Semangati Putri Anda Meraih Prestasi

Sebelumnya, Rektor Unkris Ayub Muktiono sampaikan terima kasih atas kerjasama Unkris dan Kemenpora. Ia berharap kerjasama ini akan terus terlaksana dan meningkat. "Terima kasih atas dukungan dan dorongan Kemenpora untuk menumbuhkan minat pemuda dan mahasiswa berwirausaha. Semoga kerjasama ini mampu mendorong minat adik-adik mahasiswa untuk berani dan memulai berusaha menjadi wirausahawan," katanya.

"Kegiatan ini sebagai wujud betapa negara hadir untuk mendorong, menyemangati dan sekaligus menyemai benih-benih kewirausahaan muda. Karena pemuda inilah tulang punggung bangsa kita dimana nantinya kita mendapat bonus demografi yang mana usia anak muda akan mendominasi. Artinya ini kesempatan besar untuk menumbuhkan produktivitas di usia muda," tambah Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Ni'am Sholeh. [IPL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.