Dewan Pers

Dark/Light Mode

Hemat Waktu 2 Jam, Tol Ciawi-Sukabumi Tembus Cibadak Akhir 2021

Rabu, 11 Agustus 2021 12:24 WIB
Pembangunan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 2 ruas Cigombong - Cibadak sepanjang 11,9 km diterus dikebut.
Pembangunan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 2 ruas Cigombong - Cibadak sepanjang 11,9 km diterus dikebut.

RM.id  Rakyat Merdeka - Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S Atmawidjaja menargetkan, pembangunan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 2 ruas Cigombong-Cibadak sepanjang 11,9 km akan selesai akhir 2021.

Ruas tol yang terkoneksi dengan wilayah Bogor , ini akan terhubung dengan Tol Jagorawi dapat mengurangi waktu tempuh dari Jakarta menuju Sukabumi yang sebelumnya 4 sampai 5 jam, sekarang menjadi 1 sampai 2 jam lebih cepat. 

Berita Terkait : Semoga Produksi Beras Kita Melimpah Hingga Akhir 2021

"Dulu kalau ke Sukabumi rasanya lama sekali, biasanya kita berhadapan dulu dengan titik-titik macet di Ciawi, Cigombong, Cicurug, Cibadak baru ke Sukabumi. Nanti adanya tol ini, insya allah akan lebih cepat sekitar 2 jam bisa sampai," kata Endra Rabu (11/8). 

Ruas Cigombong - Cibadak merupakan bagian dari Tol Ciawi-Sukabumi sepanjang 54 km. Saat ini pembangunan ruas tol ini sudah  mencapai 75,55 persen.

Berita Terkait : Hutama Karya Siap Resmikan Dua Ruas Jalan Tol Trans Sumatera Akhir 2019

Secara kesuruhan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Jabar Tol terdiri dari 4 seksi, yaitu Seksi 1 Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 km sudah beroperasi sejak Desember 2018. 

Kemudian Seksi 2 Cigombong-Cibadak sepanjang 11,90 km, Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 13,70 km dan Seksi 4 Sukabumi Barat-Sukabumi Timur sepanjang 13,05 km.

Berita Terkait : 9 Ruas Tol Siap Diresmikan Sampai Akhir 2019

Jalan Tol ini nantinya akan terkoneksi dari Jakarta menuju Kota/Kabupaten Sukabumi dengan terhubung Jalan Tol Jagorawi di sebelah utara. Diharapkan dengan selesainya Tol Ciawi-Sukabumi akan semakin mendongkrak iklim usaha serta peningkatan perekonomian di wilayah Bogor, Ciawi maupun Sukabumi. [MFA]