Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jokowi: Kalau Seluruh Pelajar Sudah Divaksin, Silakan Belajar Tatap Muka Terbatas

Kamis, 19 Agustus 2021 14:20 WIB
Presiden Jokowi berdialog dengan peserta vaksinasi melalui konferensi video di SMPN 3 Mejayan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis (19/8). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
Presiden Jokowi berdialog dengan peserta vaksinasi melalui konferensi video di SMPN 3 Mejayan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis (19/8). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Joko Widodo mempersilakan pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan secara terbatas, apabila seluruh pelajar telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat meninjau vaksinasi Covid-19 untuk pelajar di SMPN 3 Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/8).

“Jadi semuanya, untuk semuanya pelajar di seluruh Tanah Air, kalau sudah divaksin silakan langsung belajar tatap muka,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, opsi PTM bisa digelar karena Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri yang mengatur hal tersebut telah keluar, yakni Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/202l, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Berita Terkait : Jokowi Pakai Baju Badui Di Sidang Istimewa MPR, Tetua Adat Happy

Presiden menyadari antusiasme para pelajar dan guru, yang berharap bisa segera melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Namun, Presiden juga mengingatkan bahwa seluruh pihak harus berhati-hati, agar tidak ada yang terpapar Covid-19 jika PTM digelar.

“Kita semuanya harus hati-hati. Jangan sampai, begitu pembelajaran tatap muka digelar, ada yang kena Covid. Ini yang harus kita hindari,” tegasnya.

Presiden juga mengingatkan para siswa, agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan, meski sudah divaksin. 

Berita Terkait : Jubir Luhut Bantah Vaksin Jadi Syarat Masuk Tempat Ibadah

Pada kesempatan yang sama, Presiden meminta para siswa agar tetap semangat belajar meskipun harus dilakukan secara daring.

“Saya titip semuanya kepada anak-anak, tetap belajar daring, tetap belajar. Tapi kalau nanti sudah tatap muka, pakai masker jangan dilupakan,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden berdialog melalui konferensi video dengan sejumlah perwakilan sekolah lainnya yang mengadakan vaksinasi untuk pelajar. Salah satunya, SMA Negeri 5 Pekanbaru, Riau.

Kepada Presiden, Kepala SMA Negeri 5 Pekanbaru, Elmi Gurita, menyampaikan optimismenya agar PTM segera digelar.

Berita Terkait : Mall Di Semarang Mulai Terapkan Syarat Sudah Divaksin Untuk Pengunjung

“Mohon izin pak, kami sebetulnya sudah rindu dengan anak-anak kami. Kami sudah ingin melaksanakan pembelajaran tatap muka. Mudah-mudahan, dengan vaksinasi,  kita bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan kondisi anak-anak kita sehat wal afiat,” ujar Elmi. 

Sementara itu, Tengku, salah satu perwakilan siswa juga menyampaikan harapannya terkait dengan program vaksinasi bagi para pelajar.

Ia juga berharap pembelajaran tatap muka bisa segera digelar.

“Vaksinasi ini akan menjadi angin segar bagi kami siswa dan siswi di Provinsi Riau, terutama bagi saya sendiri, Ketua OSIS SMA Negeri 5 Pekanbaru. Selama pandemi, kami memiliki hambatan-hambatan dalam melaksanakan program kerja kami, karena tidak dapat tatap muka. Padahal, OSIS merupakan sarana pembelajaran untuk wawasan kebangsaan untuk di sekolah,” jelasnya. [HES]