Dark/Light Mode

PUPR Berupaya Tol Akses Bandara Kertajati Rampung September 2021

Selasa, 31 Agustus 2021 00:31 WIB
Ruas tol akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati terus dibangun.
Ruas tol akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati terus dibangun.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mempercepat pembangunan ruas tol akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang terkoneksi dengan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali) sepanjang 3,38 km dan Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu) sepanjang 60,10 km

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono berharap ruas tol akses Bandar Kertajati dapat selesai pada September tahun ini.

"Luar biasa bisa selesai September 2021. Kualitas baik dan rapi. Selamat dan terima kasih," kata Basuki saat meninjau ruas tol Akses BIJB Kertajati di Jakarta, Senin (30/8).

Pria jebolan teknik UGM ini mengapresasi seluruh pihak yang terlibat dalam mempercepat pembangunan ruas tol Akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Selain meninjau ruas tol Akses BIJB Kertajati, Menteri PUPR dua periode ini juga meninjau lokasi pembangunan Junction Dawuan pada Seksi 6 Tol Cisumdawu.

Berita Terkait : Airlangga: PPKM Di Luar Jawa Bali Diperpanjang Sampai 6 September

Ia menyampaikan, progres pembebasan lahan sudah mencapai 79,08 persen pada seksi 3-6 Tol Cisumdawu. Basuki optimistis konstruksinya dapat rampung pada Desember 2021.

"Terus semangat agar pada Desember 2021 tol Cisumdawu ini bisa tuntas. Terima kasih dan selamat bekerja," katanya.

Nantinya, kedua ruas tersebut mendukung pengoperasian BIJB Kertajati sekaligus mendukung pengembangan segitiga kawasan pertumbuhan ekonomi, yaitu Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, dan kawasan di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta sebagai sebuah kawasan industri yang saling terkoneksi dan saling mendukung agar berdaya saing.

Basuki mengatakan, dengan dibangunnya ruas Tol akses Bandara Kertajati bersamaan dengan target rampungnya pembangunan Jalan Tol Cisumdawu pada akhir 2021, diharapkan akan mendukung konektivitas menuju ke Bandara dengan mengurangi waktu tempuh dari Bandung sekitar 3 jam menjadi 1 jam.

Pembangunan jalan tol akses menuju BIJB Kertajati yang terkoneksi dengan Tol Cipali dimulai dari KM 158+700. 

Berita Terkait : AP ll Terapkan Smart Airport

Secara teknis jalan tol utama memiliki 4 lajur untuk dua arah dengan lebar 3,6 meter. Sementara untuk akses ramp memiliki lebar lajur 4 meter yang dilengkapi 2 jembatan.

Konstruksi ruas tol ini mulai dibangun sejak kontrak pekerjaan 28 September 2020 dengan progres pembangunan hingga 31 Agustus 2021 telah mencapai 96 persen.

Pembangunannya dilaksanakan PT Lintas Marga Sedaya selaku pemegang konsesi dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) dan PT ACSET Indonusa Tbk selaku kontraktor pelaksana dengan nilai proyek sebesar Rp 692 miliar.

Sedangkan untuk Jalan Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp 5,5 triliun. 

Dari keenam seksi, Seksi 1 dan 2 dikerjakan oleh Pemerintah sebagai bagian dari viability Gap Fund (VGF), guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut. Saat ini, progres seksi 1 dan 2 secara keseluruhan sebesar 92,35 persen.

Berita Terkait : HUT RI Ke-76, Dubes Prancis Harap Kerja Sama Makin Terjaga

Kemudian Seksi 3-6 dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT. Citra Karya Jabar Tol (CKJT). Berdasarkan data per 27 Agustus 2021, untuk Seksi 3 dari Sumedang ke Cimalaka sepanjang 4,05 km konstruksinya telah rampung 100 persen.

Kemudian pembangunan Seksi 4 Cimalaka - Legok sepanjang 8,20 km pembebasan lahannya sudah 67,27 persen, seksi 5 Legok - Ujungjaya sepanjang 14,9 km progres lahan sebesar 73,77 persen. Sedangkan seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan progres konstruksinya sudah 47,01 persen. [MFA]