Dark/Light Mode

Jokowi Terima Surat Kepercayaan Dari 4 Duta Besar Negara Sahabat

Rabu, 1 September 2021 14:48 WIB
Presiden Jokowi saat menerima Surat Kepercayaan dari Nikki Penelope Williams PSM, Duta Besar LBBP Persemakmuran Australia untuk Republik Indonesia di Ruang Kredensial Istana Merdeka, Rabu (1/9). (Foto: Lukas/Biro Pers)
Presiden Jokowi saat menerima Surat Kepercayaan dari Nikki Penelope Williams PSM, Duta Besar LBBP Persemakmuran Australia untuk Republik Indonesia di Ruang Kredensial Istana Merdeka, Rabu (1/9). (Foto: Lukas/Biro Pers)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menerima surat kepercayaan dari 4 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara sahabat di Ruang Kredensial, Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (1/9).

Prosesi acara penyerahan surat kepercayaan dimulai dengan diperdengarkannya lagu kebangsaan dari masing-masing negara sahabat, setelah duta besarnya tiba di Istana Merdeka.

Berita Terkait : Temui Jokowi, Dubes Australia Siap Eratkan Hubungan Kedua Negara

Empat duta besar negara sahabat yang diterima oleh Presiden adalah:

  1. Santiago Javier Chávez Pareja, Duta Besar LBBP Republik Ekuador untuk Republik Indonesia
  2. Nikki Penelope Williams PSM, Duta Besar LBBP Persemakmuran Australia untuk Republik Indonesia
  3. Pádraig Francis, Duta Besar LBBP Republik Irlandia untuk Republik Indonesia
  4. Houssein Sidi Abdellah DEH, Duta Besar LBBP Republik Islam Mauritania untuk Republik Indonesia.

Sejumlah protokol kesehatan dijalankan dalam prosesi penyerahan surat kepercayaan tersebut. Seperti tetap menjaga jarak, mengenakan masker, hingga melakukan interaksi tanpa adanya kontak fisik.

Berita Terkait : PPKM Diperpanjang Lagi, Syarat Perjalanan Nggak Berubah

Penyerahan surat kepercayaan tersebut menandai dimulainya penugasan resmi para duta besar tersebut di Indonesia. Seluruh duta besar tersebut untuk selanjutnya akan berkedudukan di Indonesia (Jakarta).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tony Harjono, Komandan Paspampres Brigjen TNI Tri Budi Utomo, serta Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler/KPN Kementerian Luar Negeri Andy Rachmianto turut hadir dalam kesempatan tersebut. [HES]