Dark/Light Mode

Menkes: HKN Ke-57 Momentum Edukasi Kepatuhan Prokes

Selasa, 16 November 2021 10:40 WIB
Infografis perkembangan dan pengendalian pandemi Covid-19 Kemenkes. (Foto: Kemenkes)
Infografis perkembangan dan pengendalian pandemi Covid-19 Kemenkes. (Foto: Kemenkes)

RM.id  Rakyat Merdeka - Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 yang jatuh 12 November, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS) berharap masyarakat lebih patuh Protokol Kesehatan (Prokes). Selain belum sepenuhnya hilang, virus Corona varian baru masih mengintai.

BGS berharap, HKN harus dijadikan momentum untuk mengedukasi masyarakat mematuhi prokes di setiap kegiatan. Meski sebenarnya, situasi pandemi di Indonesia lebih terkendali. Kasus aktifnya sekitar 10 ribu orang, pemerintah tidak ingin masyarakat terlena.

"Penyebaran Corona masih mengintai kita. Di mana masih memunculkan banyak varian yang tidak bisa diprediksi karena adanya mutasi virus," pesan BGS saat memperingati HKN 2021.

Ia berharap, masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya, dengan mematuhi prokes memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun (3M) di tengah pemerintah yang terus meningkatkan kapasitas 3T (testing, tracing, dan treatment), serta melaksanakan Vaksinasi Covid-19.

Baca juga : Korni: Hari Pahlawan Momentum Generasi Muda Perangi Radikalisme

Dengan mengangkat tema Sehat NegeriKu, Tumbuh IndonesiaKu, peringatan HKN diharapkan menjadi penyemangat bagi para pelaku pembangunan. Termasuk di dalamnya masyarakat umum, dan khususnya para penggiat sektor kesehatan untuk terus bangkit dari kondisi pandemi.

"Semoga peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-57 ini menjadi awal pulihnya berbagai sektor di masyarakat. Sehingga Indonesia bisa kembali sehat dan kembali tumbuh," harap mantan wakil menteri BUMN ini.

Kenapa Menkes tak bosen mengingatkan prokes? Karena menurut dia, risiko penularan masih berpotensi terjadi. Sampai saat ini, prokes belum menjadi budaya adaptasi kebiasaan baru oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Kepatuhan masyarakat dalam menerapkan 3M di tatanan kehidupan keseharian dinilai masih kurang. Ini tercermin dari hasil evaluasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 18 Juli 2021.

Baca juga : Menpora: Hari Sumpah Pemuda Momentum Perekat Persatuan Bangsa

Dalam evaluasi tersebut, masih banyak terjadi pelanggaran penerapan prokes. Seperti di pasar (3.781.168 kasus), kantor (1.527.813 kasus), jalan umum (1.257.544), rumah (334.052), dan restoran atau kedai (281.900). Padahal, seiring meningkatnya mobiltas masyarakat, kegiatan sekolah tatap muka, bergeraknya perekonomian, kegiatan sosial, keagamaan dan olahraga, juga wisata, adaptasi kebiasaan baru justru harus semakin serius.

BGS juga menyesalkan, masih banyak masyarakat yang belum divaksin. Data BNPB pada 26 Oktober 2021 menunjukkan, dari 208.265.720 penduduk yang menjadi target vaksinasi hingga akhir 2021, capaiannya adalah vaksinasi ke-1 berjumlah 115,5 juta (55,5 persen) dan vaksin ke-2 berjumlah 70,1 juta (33,6 persen).

BGS mengatakan, kondisi pandemi yang terkendali saat ini perlu ditingkatkan menjadi transisi epidemiologi menuju endemi. Karena itu, penerapan prokes, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan menjadi benteng pencegahan penularan dalam kehidupan sehari-hari. "Serta melakukan Vaksinasi Covid-19 secara lengkap," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia HKN ke-57 Prof. Abdul Kadir mengatakan, HKN tahun ini dijadikan sebagai momentum mengedukasi, mengubah perilaku, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penerapan prokes dan vaksinasi Covid-19.

Baca juga : Mengenal Pre-Existing Condition Dalam Asuransi Kesehatan

Kemenkes juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan pandemi. Kemenkes, juga terus mendorong penguatan Fasyankes dalam upaya kesehatan promotif dan preventif.

"Sehingga seluruh komponen masyarakat dapat kembali produktif di era adaptasi kebiasaan baru," kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes itu.

Abdul Kadir mengatakan, HKN kali ini melaksanakan sejumlah agenda kegiatan. Seperti upacara peringatan HKN, mengenang pahlawan kesehatan, pengabdian masyarakat, seminar ilmiah, dan sejumlah lomba. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.