Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Berkah Ramadan 1446 H dirasakan Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Albasya Payakabung, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dengan kedatangan penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) pada Jumat (21/3/2025).
Kunjungan ini menjadi momen spesial karena merupakan pertama kalinya UAS datang ke Ponpes Albasya. Kehadirannya disambut langsung oleh Mudir Ponpes KH. Kuntum Khairu Basa, beserta jajaran pengasuh dan pengurus pesantren.
Dalam kunjungannya yang berlangsung sekitar setengah jam, UAS melakukan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti peresmian gedung baru kantor Ponpes yang diberi nama Gedung Ahmad Syarifudin Abbas. Selain itu, UAS juga melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung asrama santri putra.
Baca juga : PLN EPI Resmikan PT Sulawesi Maluku LNG untuk Proyek Gasifikasi
“Alhamdulillah, pelaksanaan peresmian dan peletakan batu pertama oleh Tuan Guru UAS berjalan lancar dan sukses tanpa hambatan,” ujar KH. Kuntum.
KH. Kuntum menjelaskan bahwa gedung asrama santri putra akan dibangun dengan tiga lantai permanen dan diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 1 miliar. Saat ini, sumber pendanaan masih dalam tahap pencarian, dan pihak pesantren membuka kesempatan bagi umat Islam yang ingin berdonasi, berwakaf, atau berzakat.
Ponpes Albasya sendiri berdiri di atas lahan seluas 3 hektar dan saat ini memiliki sekitar 100 santri yang berasal dari delapan kabupaten/kota di Sumatera Selatan, seperti Palembang, Ogan Ilir, Banyuasin, Muba, OKU, OKI, PALI, Prabumulih, serta santri dari luar provinsi, seperti Bandung, Jawa Barat.
Baca juga : Lenovo Resmi Hadirkan Rangkaian Copilot+ PC Terbaru di Indonesia
KH. Kuntum juga menambahkan bahwa setiap peletakan batu pertama pembangunan di Ponpes Albasya selalu dilakukan di bulan Ramadan. Tradisi ini dimulai sejak peletakan batu pertama pembangunan masjid pada 20 Mei 2018 lalu, dengan harapan mendapat kemudahan dan keberkahan.
Dalam sambutannya, UAS menyampaikan doa dan harapannya agar Ponpes Albasya terus menjadi benteng Ahlussunnah wal Jamaah di Sumatera Selatan. “Jangan khawatir dengan fitnah akhir zaman. Di bumi Sumatera Selatan, Islam akan tetap kuat dengan adanya pondok pesantren,” kata UAS.
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih karena dilibatkan dalam peletakan batu pertama ini dan berharap bisa kembali berkunjung ke Ponpes Albasya di masa depan.
Baca juga : KPK Puas Vonis Kasasi Karen
“Harapan saya, panjang umur, sehat badan, dan bisa datang kembali ke Ponpes ini. Mari kita daftarkan anak-anak kita untuk menimba ilmu di pesantren ini,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya