Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kabar dari Tanah Suci
PPIH Bantu Syarikah Akselerasi Pembagian Kartu Nusuk Bagi Jemaah Haji
Kamis, 15 Mei 2025 14:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bersama syarikah atau penyedia layanan tengah melakukan akselerasi distribusi Kartu Nusuk bagi jemaah Haji Indonesia. Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi menerangkan, Kartu Nusuk sangat penting bagi jemaah karena menjadi “paspor perhajian” yang dibutuhkan dalam setiap tahapan dan aktivitas perhajian.
“Akselerasi distribusi Kartu Nusuk sudah kami bahas bersama pihak Kementerian Haji dan Umrah Saudi bersama pihak syarikah. Sampai saat ini, ada 92.437 jemaah yang tiba di Arab Saudi, namun masih ada Kartu Nusuk yang belum tersalurkan,” terang Muchlis, di Madinah, Kamis (15/5/2025).
Dia menerangkan, hasil rapat dengan Kementerian Haji dan Umrah Saudi dan para syarikah, disepakati bahwa tim syarikah dibantu petugas PPIH akan bersinergi agar dapat segera membagikan Kartu Nusuk kepada jemaah haji Indonesia yang belum mendapatkannya.
Baca juga : PPIH: Penempatan Hotel Jemaah Berbasis Syarikah Penting untuk Sukseskan Armuzna
Muchlis menambahkan, dalam beberapa hari terakhir, PPIH Arab Saudi sebenarnya sudah melakukan akselerasi. Hal itu berjalan efektif sehingga semakin banyak jemaah yang sudah mendapatkannya.
"Kami melakukan akselerasi agar pendistribusian lebih cepat. Alhamdulillah setelah ada akselerasi, distribusi dan aktivasi Kartu Nusuk capaiannya meningkat," papar Muchlis.
Untuk jemaah yang baru tiba di Makkah namun belum mendapatkan Kartu Nusuk, dia mengimbau tidak khawatir. Jemaah tersebut tetap bisa melaksanakan umrah wajib dengan pendampingan dari pihak syarikah.
Baca juga : Sudah Lebih 1,5 Juta Boks Makanan Disajikan untuk Jemaah Haji Indonesia
Pemerintah Saudi, kata Muchlis, memberikan perhatian yang sangat tinggi terhadap jemaah haji Indonesia. Sebab, Indonesia merupakan negara dengan jumlah jemaah haji terbesar.
Karenanya, sinergi Indonesia dan Saudi sangat penting dalam menyukseskan penyelenggaran haji. Hal itu yang mendasari dilakukannya rapat bersama untuk membahas solusi atas beragam persoalan yang muncul.
"Kami tidak lagi mencari siapa yang salah, tetapi bagaimana mencari solusi bagi persoalan yang muncul di lapangan ini," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya