Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Presiden China Janji Nyumbang 1 Miliar Dosis Vaksin Covid Ke Negara-negara Afrika
Senin, 29 November 2021 23:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden China Xi Jinping berjanji akan menyumbang 1 miliar dosis vaksin Covid-19 kepada negara-negara Afrika.
Hal ini disampaikan Xi secara virtual dalam KTT China-Afrika yang digelar di Diamniadio, dekat Ibu Kota Senegal, Dakar, Senin (29/11).
Baca juga : Kelola Jaminan Sosial ASN, TASPEN Bersinergi Dengan Negara-negara Asia
Xi menegaskan, China akan menyumbang 600 juta dosis secara langsung. Sisanya, sebanyak 400 juta dosis akan diberikan dalam bentuk investasi produksi.
Dalam pertemuan tersebut, Xi menekankan kerja sama di bidang perdagangan dan keamanan.
Baca juga : Pemerintah Telah Distribusikan 267 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Sejauh ini, China memang banyak berinvestasi di Afrika.
Seperti dilansir AFP, Kedutaan Besar China di Dakar menyebut, China adalah mitra dagang terbesar di benua itu dengan nilai perdagangan langsung lebih dari 200 miliar AS pada 2019.
Baca juga : Hore! WNI Yang Sudah Divaksin Bisa Ke Singapura
Dibanding negara-negara lain, tingkat vaksinasi di Afrika memang tergolong rendah. Banyak negara Afrika bergantung pada sumbangan asing, karena kurangnya fasilitas produksi lokal dan biaya pembelian massal yang mahal.
"Kita harus terus berjuang bersama melawan Covid. Kita harus memprioritaskan perlindungan orang-orang kita dan menutup kesenjangan vaksinasi," tegas Xi. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya