Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes RI Di Bulgria Kunjungi Pabrik Pembuat Alat Usir Burung Khusus Runaway
Rabu, 26 Januari 2022 17:59 WIB
Sebelumnya
Sistem kontrol burung untuk runway tersebut lahir dari kolaborasi pakar engineering melalui project penelitian dan pengembangan produk group perusahaan Volacom dan Acom. Selama 30 tahun terakhir, grup tersebut telah melayani lebih dari 110 negara melalui jaringan dealer di 80 lokasi di seluruh dunia.

Dubes RI, dalam pertemuan, sangat mengapresiasi atas sambutan tuan rumah. Dalam keterangannya, Iwan mengatakan akan membuka ruang investasi dan pasar produk Acom dan Volacom untuk dikembangkan di Indonesia.
"Indonesia sangat terbuka untuk pihak luar dalam berinvestasi khususnya sumber raw material yang digunakan seperti baja, kovar, tembaga, almunium yang banyak di Indonesia," kata Iwan dalam keterangan KBRI Sofia.
Baca juga : Sukses Di Indonesia, Finantier Bidik Pasar Asia Tenggara
"Saat ini, pemerintah Indonesia sedang mengajak para pelaku usaha pengelolaan bahan tambang untuk tidak mengekspor bahan mentah. Akan tetapi diolah menjadi barang jadi yang dapat memiliki daya saing dan berguna untuk masyarakat," imbuh Dubes untuk Republik Bulgaria merangkap Republik Albania dan Republik Macedonia yang berkedudukan di Sofia (Ibu Kota Bulgaria).
Dubes dengan latar belakang pengusaha itu melanjutkan, produk hightech sangatlah dibutuhkan di Tanah Air. Apalagi, Indonesia memiliki hampir 17 ribu pulau dan punya bandara baik yang beroperasi sebagai komersil maupun pangkalan militer.
Baca juga : Dubes Amerika Sung Yong Kim, Siap Perkuat Kerja Sama Antar Alumni Kampus Paman Sam
"Peralatan kontrol runway untuk proteksi burung dan sistem komunikasi akan sangat diperlukan," tuturnya.
Di akhir pertemuan, Vasil mengajak Iwan ke ruang audio system rancangannya yang dibangun selama lebih kurang 5 tahun. Output karyanya itu yang tidak kalah dengan audio system merek-merek besar dunia.[MEL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya