Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Australia Dan RI Bertekad Genjot Perdagangan Produk Peternakan
Jumat, 28 Januari 2022 22:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian dan Menteri untuk Wilayah Utara Australia, David Littleproud bersama Menteri Pertanian Indonesia, Syahrul Yasin Limpo meneken Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Pertanian di Jakarta, kemarin.
Menurut Littleproud, MoU tersebut merupakan pengakuan resmi atas perdagangan pertanian antara kedua negara. Ia berharap, langkah tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan perdagangan antara produk pertanian dan peternakan Australia dan Indonesia.
Baca juga : Mentan Ingatkan Pentingnya Peran Penelitian Untuk Kemajuan Pertanian
MoU tersebut merupakan puncak dari kunjungan tiga hari Littleproud di Tanah Air. Dalam keterangan tertulisnya kemarin, Littleproud mengatakan, Indonesia adalah pasar ekspor pertanian, perikanan, dan kehutanan terbesar ke-4 di Australia. Nilainya mencapai 2,9 miliar dolar Australia pada 2020/21.
“Indonesia adalah pasar gandum terbesar Australia, pasar sapi potong terbesar, dan pasar daging sapi terbesar kelima,” terangnya.
Baca juga : ICJR: Bisa Masuk Kategori Pidana Perdagangan Orang
Sementara, perdagangan dua arah untuk sektor pertanian, perikanan dan kehutanan bernilai 4,07 miliar dolar Australia.
“Ini menunjukkan, Indonesia bukan hanya mitra yang disegani, namun sekaligus mitra yang dihargai,” tuturnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya