Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Catat Sejarah, Jepang Kirim Rompi Anti Peluru Ke Ukraina
Selasa, 8 Maret 2022 21:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pesawat Pasukan Bela Biri Jepang (Japan Self-Defence Forces/SDF) berangkat ke Polandia mengantarkan rompi khusus anti peluru untuk tentara Ukraina, malam ini, 8 Maret 2022. Sumbangan ini pertama kali dalam sejarah.
Jepang menyumbangkan rompi tersebut untuk Ukraina di tengah perang melawan invasi Rusia. Pengiriman baju (rompi) anti peluru dimungkinkan berdasarkan UU Keamanan yang diloloskan pada 2015 era PM Shinzo Abe.
Baca juga : Gaet BSI, Telkomsel Genjot Penyalurkan KUR Syariah
Dengan adanya UU itu, Jepang dapat mengirim produk terkait militer ke luar Jepang, asalkan bukan senjata seperti bom dan semacamnya.
Bantuan itu akan diterbangkan menggunakan pesawat KC767 dari Pangkalan Udara di Kota Komaki, Prefektur Aichi, Selasa malam, menuju ke Polandia, negara tetangga Ukraina.
Baca juga : Kesalahan Kecil Bikin Persija Keok Lagi
"Dewan Keamanan Nasional telah memutuskan untuk menyediakan rompi anti peluru, helm, pakaian cuaca dingin, tirai asap, kamera, bahan sanitasi, makanan darurat, generator, dan lainnya ke Ukraina," ungkap Menteri Pertahanan Nobuo Kishi (62), Jumat (4/3).
Jepang mengecam keras invasi Rusia. Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio Kishida mengatakan, invasi tersebut merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional karena melanggar kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya