Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Jepang mengutuk serangan Rusia di Ukraina pada Kamis pagi (24/2). Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi mengatakan, Rusia sudah melanggar kedaulatan Ukraina dan melanggar aturan internasional mengenai penggunaan kekuatan militer di atas tanah negara lain.
"Ini semua sudah menyalahi aturan yang dibuat Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Ini adalah situasi yang sangat serius yang mengguncang fondasi tatanan internasional tidak hanya di Eropa tetapi juga di Asia," ujar Hayashi dalam keterangan resminya, Kamis malam (24/2).
Baca juga : Lindungi Donbass, Putin: Saya Putuskan Operasi Militer Di Ukraina Timur
"Kami meminta Rusia segera berhenti melakukan serangan dan menarik pasukannya dari Ukraina," lanjutnya.
Menlu Jepang itu menegaskan, Tokyo akan terus berupaya mencari solusi terbaik dengan berkonsultasi bersama komunitas internasional, termasuk G7.
Baca juga : Olivia Rodrigo Putus Dengan Produser
"Kami mendukung kemerdekaan rakyat Ukraina dan mengecam kekerasan," tegasnya.
Sebelumnya, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida juga mengutuk tindakan militer Rusia di Ukraina dan mengatakan negaranya akan merespons dengan cepat bersama dengan Amerika Serikat dan sekutu lainnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya