Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Seorang wanita di Cocoa, Florida, Amerika Serikat (AS), harus berurusan dengan polisi karena masalah yang awalnya sepele.
Wanita itu mengancam akan membom Sekolah Menengah Cocoa, lantaran kantin di sekolah itu tidak mau memberi anaknya lebih banyak makanan. Dilansir Associated Press, ancaman itu disampaikan pada 3 Februari lalu.
Baca juga : Blinken: Minggu Depan, Diplomat AS Comeback Ke Ukraina
Wanita AS yang tak disebut namanya itu, memberikan ancaman lewat pesan suara. Pesan itu kemudian dibuka pihak sekolah, dan langsung melaporkannya ke polisi.
Setelah penyelidikan, identitas wanita itu berhasil ditemukan, dan langsung diamankan. Saat dimintai keterangan, wanita itu mengaku sengaja mengirimkan ancaman pada sekolah tersebut, gara-gara anaknya bertengkar dengan petugas kantin sekolah, karena menginginkan makanan lebih banyak.
Baca juga : Bapak-bapak Demo Masak Bandeng, Menteri Trenggono Beri Jempol
Wanita itu kini ditahan. Dia didakwa dengan pidana ancaman bom dan mengganggu sekolah. Dia akan segera menjalani persidangan. [PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya