Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Spanyol Vs Uruguay, Kena Kartu Kuning Lagi, Pedri Out..!
- Kaesang Hadiri Rakorda PSI Mesuji, Saksikan Pelantikan Pengurus
- UNDIRA Gelar Pameran Fotografi 'Lens of Humanity', Tampilkan Karya 54 Mahasiswa
- Gelombang Anti-Imigran Di Afrika Selatan Memasuki Babak Baru
- IHSG Anjlok 2,73 Persen pada Sesi I, Tertekan Bursa Asia
Diterjang Peluru Saat Meliput Serangan Israel Di Tepi Barat
Innalillahi Shireen
Rabu, 11 Mei 2022 21:03 WIB
Sebelumnya
Hal senada disampaikan Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett. Ia mengusulkan penyelidikan bersama atas insiden ini.
Samoudi, yang bersama Shireem mengatakan kepada The Associated Press, mereka termasuk di antara tujuh wartawan yang pergi untuk meliput penggerebekan di Jenin.
Baca juga : Peremajaan Sawit Tak Mudah, Tantangan Terberatnya Legalitas Lahan
Dia mengatakan, para jurnalis semua mengenakan alat pelindung yang dengan jelas menandai mereka sebagai wartawan, dan mereka melewati pasukan Israel sehingga tentara akan melihat mereka dan tahu bahwa mereka ada di sana.
Dia mengatakan tembakan pertama meleset dari mereka, kemudian tembakan kedua mengenainya, dan tembakan ketiga membunuh Abu Akleh. Samoudi menenkankan, tidak ada milisi atau warga sipil lainnya di daerah itu. Hanya ada wartawan dan tentara.
Baca juga : Keliling Pelatnas SEA Games, Menpora Usung Semangat Paradigma Baru Olahraga
"Tudingan Israel adalah kebohongan total," tegasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya