Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (AS) menginzinkan mereka yang berusia 5-11 tahun mendapatkan suntikan penguat (booster) vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech.
Baca juga : Kapolri: Yuk, Mudik Sehat Dan Nyaman
Vaksin booster anak bisa dilakukan setidaknya 5 bulan setelah anak-anak telah divaksinasi penuh. Pihak otoritas setempat mengharapkan warga yang berusia 5 tahun ke atas mendapatkan dosis booster vaksin, meskipun Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) masih perlu memberikan pertimbangan.
Baca juga : P3AU, TNI AU Dan FKPPI Gelar Vaksinasi Booster Di Bekasi
Selama ini, anak-anak di bawah usia lima tahun belum memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin booster Covid-19 di AS.
Baca juga : Mainkan BBM Subsidi Bisa Dipenjara 6 Tahun
“Meskipun sebagian besar kasus Covid cenderung kurang parah pada anak-anak daripada orang dewasa, gelombang omicron telah membuat lebih banyak anak-anak sakit karena penyakit ini dan dirawat di rumah sakit,” kata Komisaris FDA, Robert Califf dalam sebuah pernyataan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya