Dewan Pers

Dark/Light Mode

Saudi Longgarkan Kebijakan Covid-19

Ongkos Haji Bakal Turun

Kamis, 10 Maret 2022 08:05 WIB
Wakil Menteri Agama (Wamenag) KH Zainut Tauhid Sa’adi. (Foto: Dok. Kemenag)
Wakil Menteri Agama (Wamenag) KH Zainut Tauhid Sa’adi. (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Agama (Kemenag) masih menunggu informasi resmi dari Arab Saudi, terkait kepastian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Pemerintah menerjunkan tim advance, untuk mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) KH Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, persiapan tetap dilakukan Kemenag, meski Pemerintah Arab Saudi belum memastikan pemberangkatan haji.

Berita Terkait : Saudi Longgarkan Prokes, Wamenag Berharap Ada Kepastian Soal Haji

Menurutnya, Saudi pada 6 Februari 2022 memang telah mencabut sejumlah kebijakan pencegahan penyebaran Covid-19. Di antara kebijakan itu adalah menghapus karantina dan keharusan melakukan Swab PCR.

“Saya berharap hal tersebut menjadi isyarat bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/ 2022 M akan dibuka untuk semua negara, termasuk Indonesia,” kata Zainut.

Berita Terkait : Mommynme Hadir Di Marketplace, Sediakan Perlengkapan Bayi Berkualitas

Kemenag berharap Arab Saudi segera mengundang negara-negara pengirim jamaah haji untuk melakukan proses penandatanganan MoU.

Ia menjelaskan, dalam MoU tersebut biasanya diatur juga tentang kuota haji. Semoga hal itu segera ada kepastian sehingga menteri agama bisa segera ke Arab Saudi untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam penyiapan penyelenggaraan ibadah haji.

Berita Terkait : Catat Rekor Kematian Covid-19 Tertinggi Di Dunia, Hong Kong Jumpalitan

“Kepastian kuota ini akan menjadi bekal bagi Kementerian Agama untuk memfinalisasi persiapan penyelenggaraan ibadah haji, baik layanan di dalam negeri maupun di Arab Saudi,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini tim advance Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag sudah berada di Arab Saudi untuk melakukan persiapan pelayanan bagi jamaah di sana dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Di dalam negeri, persiapan juga terus dilakukan.
 Selanjutnya