Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Sebelumnya
Kurang dari sepertiga dari 28 juta anak berusia 5 hingga 11 tahun di AS telah menerima dua dosis vaksin Covid, menurut data dari CDC.
Baca juga : Kapolri: Yuk, Mudik Sehat Dan Nyaman
Dilansir NBC News, Dr. Paul Offit, ahli vaksin di Rumah Sakit Anak Philadelphia, mengatakan, dosis booster harus memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap penyakit yang disebabkan Omicron dan keluarga subvariannya.
Baca juga : P3AU, TNI AU Dan FKPPI Gelar Vaksinasi Booster Di Bekasi
Hasil uji klinis yang dirilis April lalu menemukan, dosis booster vaksin Pfizer pada anak usia 5-11 tahun meningkatkan kadar antibodi terhadap jenis virus Corona asli serta varian Omicron.
Baca juga : Mainkan BBM Subsidi Bisa Dipenjara 6 Tahun
Sejauh ini, 66% dari populasi Amerika Serikat, atau 220,6 juta orang, telah menerima vaksinasi penuh. Dari jumlah tersebut, 102,3 juta orang telah menerima satu dosis booster, dan 11,7 juta telah menerima booster kedua.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya