Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Sebelumnya
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Myanmar menolak berbagai kritik setelah mengumumkan eksekusi terhadap keempat orang itu pada Juni lalu. Mereka mengklaim, sistem peradilan Myanmar adil.
Baca juga : Hendarsam Marantoko: Profesi Advokat Di Ambang Kehancuran
Katanya, Zeya Thaw dan Min Yu terbukti menjadi dalang mengatur serangan teroris skala penuh terhadap warga sipil tak berdosa. “Itu mereka lakukan untuk menanamkan ketakutan dan mengganggu perdamaian dan stabilitas,” tegas Kemlu Myanmar.
Baca juga : Lobi Jokowi Menuai Hasil
Juru bicara militer Myanmar Mayor Jenderal Zaw Min Tun menambahkan, para terpidana itu membunuh sedikitnya 50 orang. Katanya, keputusan untuk mengeksekusi keempat tahanan sesuai dengan aturan hukum. Tujuannya adalah untuk mencegah insiden serupa di masa depan.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya