Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Bertemu Bos Parlemen Rusia
Puan: Hentikan Perang, Kedepankan Diplomasi
Jumat, 7 Oktober 2022 07:04 WIB
Sebelumnya
Sama seperti saat pertemuan dengan pimpinan Parlemen Ukraina, Rabu (5/20), Puan menyampaikan hal serupa. Puan bilang, konflik kedua negara itu telah membawa dampak cukup berat bagi banyak negara di dunia. Khususnya terkait pasokan pangan, pupuk serta energi.
“Indonesia berharap agar inisiatif untuk membuka alur pasok pangan (Black Sea Grain Initiative) tetap dipertahankan untuk kepentingan bersama seluruh pihak,” tambahnya.
Baca juga : Bertemu Parlemen Belanda, Puan Singgung Persoalan Papua
Puan berharap, pihak parlemen Rusia dan Ukraina dapat memainkan peran untuk membantu penyelesaian konflik. Dia menyinggung soal satuan tugas yang dibuat Inter-Parliamentary Union (IPU) untuk menjadi jembatan perdamaian bagi Rusia dan Ukraina.
“Indonesia, sebagai bagian dari anggota Task Force IPU, telah melakukan kunjungan ke parlemen Rusia dan juga Ukraina sebagai bagian dari upaya untuk mengupayakan perdamaian melalui peran diplomasi parlemen,” ujar Puan.
Baca juga : Bamsoet Happy Parlemen Turki Dukung Pembentukan Forum MPR Dunia
Pada kesempatan ini, Puan mengapresiasi niat Presiden Rusia Vladimir Putin membantu proyek transportasi kereta Ibu Kota Negara (IKN) lewat perusahaan pelat merah Rusia, Russian Railways.
“Sampai saat ini, Indonesia masih menunggu kelanjutan tawaran Putin tersebut,” kata Puan. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya