Dewan Pers

Dark/Light Mode

Puncak KTT G20 Dibuka Kemarin

Biden Hormat Dan Berlari Nyamperin Jokowi

Rabu, 16 November 2022 07:00 WIB
Presiden Jokowi menyambut Presiden AS Joe Biden pada puncak KTT G20 di Bali, Selasa (15/11). (Foto: Reuters)
Presiden Jokowi menyambut Presiden AS Joe Biden pada puncak KTT G20 di Bali, Selasa (15/11). (Foto: Reuters)

RM.id  Rakyat Merdeka - Acara puncak KTT G20 yang digelar di Hotel Apurva Kempinski Bali, resmi dibuka, kemarin. Presiden Jokowi selaku tuan rumah melakukan proses penyambutan kepada para pemimpin negara G20. Dalam proses penyambutan ini, gaya Presiden Amerika Serikat, Joe Biden yang paling menarik perhatian. Presiden dari Partai Demokrat itu, memberi hormat dulu, lalu nyamperin Jokowi sambil berlari kecil. 

Prosesi penyambutan digelar di lobi pendopo Hotel Apurva. Di tempat ini, Jokowi berdiri di semacam panggung dengan latar lidah api bertulis G20.  Sebelum sampai ke tempat ini, para pemimpin G20 harus melewati lorong berkarpet merah yang di sisi kiri kanannya berbaris pasukan berseragam lengkap. 

Meski hanya salaman, prosesi ini ternyata memakan waktu cukup lama. Dimulai pukul 9, penyambutan baru kelar sejam kemudian. Maklum total ada 38 pemimpin delegasi dan organisasi internasional yang disalami Jokowi. 

Delegasi yang pertama disambut Jokowi adalah Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, dilanjutkan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte. Di penghujung, Jokowi menyambut Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dan Presiden China Xi Jinping. Setelah itu, lalu menyambut Joe Biden. 

Presiden dari negara adidaya itu punya gaya sendiri yang menarik perhatian yang berbeda dari delegasi yang lain. Turun dari mobil, Biden berjalan menyusuri lorong sambil tersenyum tipis. Ia juga melambaikan tangannya kepada awak media yang memotret kedatangannya.

Setelah tiba di lobi, Biden mengangkat tangannya memberi hormat lalu  berlari-lari kecil menghampiri Jokowi. Keduanya bersalaman lalu saling menyapa. Jokowi tampak senang melihat kedatangan Biden. Jokowi lalu  mengarahkan Biden untuk masuk ke ruangan pertemuan bersama-sama untuk mengikuti sesi pertama KTT G20 yang akan membahas tentang ekonomi global, keamanan pangan, dan energi.

Begitu masuk ruangan, Biden kembali memamerkan senyum sambil bertepuk tangan kecil menyaksikan para kepala negara sudah siap di meja masing-masing. Setelah semua kepala negara dan delegasi duduk, Jokowi pun membuka KTT G20 secara resmi.

Berita Terkait : Hadiri KTT G20, PM India Narendra Modi Mendarat di Bali

"Hari ini saya nyatakan KTT G20 dibuka," kata Jokowi yang langsung disusul dengan pemukulan palu sebanyak empat kali. "Selamat datang di Bali, selamat datang di Indonesia," lanjutnya. 

Jokowi mengatakan, Indonesia merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah KTT G20. Menurutnya, tak mudah untuk sampai ke tahap ini. Karena itu, Jokowi berharap G20 harus berhasil menghasilkan sesuatu yang konkret bagi dunia.

Sebagai Presiden G20, lanjutnya, Indonesia telah berupaya semaksimal mungkin untuk menjembatani perbedaan yang sangat dalam dan lebar. Namun, ia meyakini jika keberhasilan hanya akan dapat tercapai jika semua negara, tanpa terkecuali, berkomitmen, bekerja keras, menyisihkan perbedaan-perbedaan untuk menghasilkan sesuatu yang konkret dan bermanfaat bagi dunia di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.

“Dunia sedang mengalami tantangan yang luar biasa. Krisis demi krisis terjadi. Pandemi Covid-19 belum usai, rivalitas terus menajam, perang terjadi. Dampak berbagai krisis tersebut terhadap ketahanan pangan, energi, dan keuangan sangat dirasakan dunia terutama negara berkembang,” ungkapnya.

Di acara ini, Jokowi juga menyerukan untuk mengakhiri perang. Jika perang tidak diakhiri, akan sulit bagi dunia untuk bergerak maju. "Jika perang tidak diakhiri, akan sulit bagi kita hari ini bertanggung jawab atas masa depan generasi saat ini dan generasi mendatang," ujarnya. 

Jokowi juga meminta semua negara bersatu. Dia meminta anggota G20 tidak membiarkan dunia jatuh lagi ke dalam Perang Dingin. 

Selain itu, Jokowi juga berharap G20 dapat mendorong percepatan pencapaian SDGs, menghasilkan ratusan kerja sama konkret, serta mendukung pemulihan ekonomi dunia yang lebih hijau dan berkelanjutan melalui Bali Compact mengenai transisi energi.

Berita Terkait : Tiba Di Bali, Presiden Turki Akan Bertemu Presiden Jokowi Hari Ini

“Kita tidak hanya bicara, tapi melakukan langkah-langkah nyata. Akhir kata, mari kita perlihatkan kepada dunia bahwa kita dapat bersikap bijak, memikul tanggung jawab, dan menunjukkan jiwa kepemimpinan. Mari kita bekerja, dan mari kita bekerja sama untuk dunia. Recover together, recover stronger,” tutupnya. 

Usai melakukan sesi pertama, Jokowi lalu mengajak para delegasi ke arena tepi pantai untuk melakukan makan siang. Sebelum jamuan santap siang dimulai, tampak para pemimpin menyapa satu sama lain dan berbincang-bincang dalam suasana hangat dan cair.  Jokowi sendiri tampak berbincang hangat dengan beberapa kepala delegasi, antara lain dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) yang duduk di kursi sebelahnya.

Tak lama berselang, tampak juga Kanselir Jerman Olaf Scholz bergabung dalam perbincangan tersebut. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, kemudian juga menghampiri dan menyapa Jokowi.

Usai makan, delegasi kembali menuju Candi Ballroom untuk melaksanakan sesi kedua KTT G20 yang akan membahas tentang kesehatan, dan dilanjut ke sesi tiga. Di sesi tiga ini, Jokowi mendapat pujian dari Biden. Pujian itu dilontarkan Biden saat membuka sesi III yang membahas soal  Kemitraan untuk Infrastruktur dan Investasi Global. Biden memuji Jokowi yang telah melakukan pekerjaan hebat di G20.

"Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa hebat, ngomong-ngomong. Beneran. Anda telah melakukan pekerjaan yang hebat," kata Biden, sambi melihat ke arah Jokowi.

Pujian Biden itu pun disambut riuh tepuk tangan para pemimpin negara dan lembaga dunia yang hadir. Keakraban Jokowi dengan Biden juga dilaporkan oleh AFP. Menurut AFP, Biden tampaknya sangat menikmati waktunya di Bali.

"Saya tidak berpikir saya akan pulang," canda Biden kepada Jokowi dalam pertemuan kedua pemimpin. 

Berita Terkait : KTT G20, Menpora Sambut Kedatangan Presiden IOC Di Bali

Acara G20 hari pertama diakhiri dengan jamuan makan malam. Jokowi dan Ibu Iriana menjamu makan malam para pemimpin G20 dan organisasi internasional dalam acara bertajuk “Welcoming Dinner & Cultural Performance G20 Indonesia”. Acara  digelar di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park. Di lokasi ini, para undangan disuguhi berbagai atraksi dan penampilan budaya.

Di sesi ini, Jokowi dan Ibu Negara yang mengenakan pakaian adat Bali. Acara dimulai pukul 7 malam. Jokowi kembali menyambut para tamu dan berfoto bareng berlatar Patung Garuda Wisnu Kencana.

Saat membuka jamuan makan malam, Jokowi kembali mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan di Garuda Wisnu Kencana. Jokowi menjelaskan, Patung Garuda Wisnu Kencana melambangkan cinta, tanggung jawab, keberanian, dan pengabdian.

“Ini adalah tugas kita terhadap dunia dan kemanusiaan,” ucap Jokowi.

Mengakhiri sambutannya, Jokowi mempersilakan para tamu undangan menyantap hidangan yang telah disiapkan. "Mudah-mudahan tidak terlalu pedas," tutup Jokowi.

Selain dihadiri para pimpinan negara lain, di acara tersebut, Jokowi juga mengundang mantan presiden dan wakil presiden RI. Mereka yang hadir adalah Preside RI ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Ada juga mantan Wapres Try Sutrisno, Hamzah Haz dan Jusuf Kalla.