Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dubes Polandia Beata Stoczynska Kenalkan Negaranya Lewat Buku Penulis Ternama

Jumat, 2 Desember 2022 07:19 WIB
Dubes Beata Stoczynska (kanan) dalam peluncuran buku The Star Diaries, karya Stanislaw Lem, bersama editor buku Niken Rachmadi, Rabu (30/11). (Foto Paul Yoanda/RM)
Dubes Beata Stoczynska (kanan) dalam peluncuran buku The Star Diaries, karya Stanislaw Lem, bersama editor buku Niken Rachmadi, Rabu (30/11). (Foto Paul Yoanda/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menerjemahkan buku The Star Diaries, karya penulis asal Polandia, Stanislaw Lem, jadi salah satu cara memperkenalkan negara itu kepada Indonesia. Buku karya Lem dianggap cocok untuk pembaca di Tanah Air.

Duta Besar (Dubes) Polandia untuk Indonesia Beata Stoc￾zynska berharap, pemahaman masyarakat Indonesia mengenai Polandia dapat meningkat dengan masuknya buku ini. Kata dia, Polandia memiliki berbagai macam literatur yang menarik untuk dibagikan.

“Polandia memiliki sejumlah literatur, syair, dan juga novel fiksi pemenang penghargaan,” ujar Stoczynska, saat peluncuran buku The Star Diaries terjemahan Bahasa Indonesia, di Toko Buku Gramedia Central Park, Jakarta Barat, Rabu (30/11).

Selain bahasa Indonesia, buku itu telah diterjemahkan ke lebih 50 bahasa.

Berita Terkait : BPIP Sosialisasikan Nilai Pancasila Lewat Musik Di Universitas Mataram

Dubes perempuan berkacamata itu punya alasan khusus, mengapa memilih karya Lem untuk dipromosikan. Awalnya, ketika dia pertama kali ditugaskan di Jakarta, kata Stoczynska, dia ingin mempromosikan Polandia melalui terjemahan literatur Polandia. Pihaknya kerap mendiskusikan hal tersebut di Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Polandia di Jakarta.

“Akhirnya kami sepakat, untuk yang pertama kali harus mempromosikan karya Lem. Karena sebelumnya, kami pernah melihat karyanya di Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut, mantan Dubes Polandia untuk Selandia Baru itu juga menyebut, karya-karya Lem merupakan sebuah konstelasi. Mulai dari fiksi ilmiah, soal kosmos dan juga galaksi. Jadi, untuk pertama kali, kata Stoczynska, pihaknya memang sengaja mempromosikan karya Lem.

Selanjutnya, pihaknya juga telah berencana memperkenalkan buku-buku lainnya tantang Polandia. Dan dia menyebut, pihaknya akan kembali bekerja sama dengan penerbit Gramedia.

Berita Terkait : Sukses Amerika Jungkalkan Iran Dibayar Mahal, Pulisic Masuk RS

Karya berikutnya, Kedubes Polandia akan mempromosikan buku edisi kedua yang berisi mengenai Polandia untuk pemula. Isinya, memfokuskan pada pelajaran bahasa Polandia.

“Seperti kamus atau bahkan mungkin hal-hal lainnya. Semacam buku bahasa,” ucap Dubes yang sempat belajar di Stanford University, Amerika Serikat itu.

Buku The Star Diaries merupakan karya fiksi yang mengusung tema luar angkasa. Chief Editor Gramedia Pustaka Utama, Andi Tangan mengatakan, Lem juga membumbui novelnya dengan satirisme filosofi yang cukup membawa gelak tawa.

Namun, kata dia, Lem juga mengajak pembaca berpikir mengenai rasionalitas, kehendak bebas, keyakinan, dan kesucian.

Berita Terkait : Dubes Belanda Gali Potensi Wisata Peninggalan Belanda Di Depok

“Banyak pembelajaran dalam buku ini. Lem juga menciptakan banyak istilah baru yang menurut saya butuh dicerna dengan baik,” terang Andi.

Secara garis besar, buku ini mengisahkan petualangan dari penjelajah luar angkasa Ijon Tichy yang ditugaskan untuk menjelajahi galaksi sebagai delegasi Perserikatan Planet-Planet. Dalam penjelajahannya, Tichy dihadapkan dengan berbagai kondisi planet yang berbeda dengan planet miliknya.

Buku tersebut pernah menyabet penghargaan bergengsi Kafka Prize, sebuah penghargaan sastra internasional yang diberikan untuk menghormati Franz Kafka, novelis Yahudi berbahasa Jerman.

Penghargaan ini pertama kali diberikan pada 2001 dan disponsori bersama Franz Kafka Society dan kota Praha, Republik Ceko. ■