Dark/Light Mode
- Persib Siap Ukir Sejarah di ACC 2026/27
- Dedi Kusnandar Doakan Timnas Indonesia Juara
- Magnitudo Gempa Hari Ini Di Sumba Tercatat Yang Terbesar Dalam Sepekan Terakhir
- Harry Kane Puji Lini Serang Inggris Usai Hancurkan Kroasia 7-0
- Gagal Emas di Asian Games, Bintang/Sofyan Langsung Kejar Tiket Olimpiade
Sebelumnya
Sementara untuk Trump, 60 persen warga AS, termasuk sepertiga dari Partai Republik menyebut, Partai Republik tidak seharusnya mencalonkan Trump pada 2024.
Baca juga : Permudah Kebutuhan Nasabah, Bank Raya Perkuat Digitalisasi
“Pada tahap ini, 2024 akan menjadi sekuel Pemilu 2020,” kata peneliti utama Hart Research AS, Jeff Horwitt.
Baca juga : Lagi, KPU Digugat Ke PN Jakarta Pusat
Dalam video kampanyenya, Biden mengatakan, “Ini bukan saatnya untuk berpuas diri. Karena itulah saya kembali mencalonkan diri.”
Baca juga : Aturan Lalu Lintas Lebaran Tidak Boleh Diskriminatif
Beberapa jam setelah video kampanyenya diluncurkan pada Selasa (25/4), Biden berpidato di hadapan serikat pekerja di Washington DC, di mana dia disambut dengan sorakan “Let’s go, Joe” dan “four more years”.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.