Dark/Light Mode

Rektor Unhan Jadi Pembicara Di Australian National University

Senin, 1 Mei 2023 21:08 WIB
Rektor Unhan Laksdya TNI Prof Amarulla Octavian saat menjadi pembicara pada inagurasi Southeast Asia Institute di Australian National University, Canberra, Australia, Senin (1/5). (Foto: Dok. Unhan)
Rektor Unhan Laksdya TNI Prof Amarulla Octavian saat menjadi pembicara pada inagurasi Southeast Asia Institute di Australian National University, Canberra, Australia, Senin (1/5). (Foto: Dok. Unhan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Laksdya TNI Prof Amarulla Octavian menjadi pembicara pada inagurasi Southeast Asia Institute di Australian National University, Canberra, Australia, Senin (1/5). Materi paparan berjudul "Maritime Security Cooperation: Trust Building Blocks" yang dibawakannya mendapat apresiasi dari para peserta inagurasi.

Baca juga : Khartoum Membara, Pemimpin Dunia Syok

Inagurasi ini dihadiri Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan sebagai pembicara utama. Para panelis pembicara terdiri dari Duta Besar Cambodia, para profesor perguruan tinggi terkemuka Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailand, Filipina, Australia, dan Selandia Baru. Sedangkan para pesertanya terdiri dari para dosen dan mahasiswa S2 dan S3 dari Australian National University (ANU) serta beberapa diplomat Kementerian Luar Negeri Australia dan negara anggota ASEAN.

Baca juga : BNPT Latih Humas Pemerintah Susun dan Distribusikan Narasi Moderat

Rektor Unhan menyampaikan analisa dinamika lingkungan strategis global dihadapkan berbagai peluang untuk meningkatkan kualitas kerja sama keamanan maritim. Dari perspektif geopolitik, kerja sama keamanan maritim antarnegara secara multilateral dapat ditingkatkan menjadi kerja sama antar organisasi regional.

Baca juga : Hekal Dukung Semen Indonesia Genjot Pembangunan Nasional Berdaya Saing

Peningkatan kerja sama sangat dibutuhkan utamanya untuk mengatasi Transnational Organization Crimes dan menindak para pelaku polusi yang mencemari ekosistem kelautan. Kerja sama keamanan maritim menjadi kepentingan bersama berdasarkan international security dan global security.
Rektor Unhan juga memanfaatkan kesempatan yang baik untuk melakukan pembicaraan intensif guna menyusun rencana penelitian bersama antara Unhan dan ANU di semester mendatang.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.